Sosialisasi Progam, Kader PKS Rejang Lebong Gelar Aksi

251 views

Suasana Aksi Siaga Kader Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Provinsi Bengkulu, Minggu (27/01/2019)

Divianews.com | Bengkulu — Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Rejang Lebong Provinsi Bengkulu menggelar aksi siaga  menjelang pemilihan umum april 2019 mendatang, dengan melakukan longmarch dari DPD PKS melewati jalan Sukowati dan melintasi Bundaran Kabupaten Rejang Lebong Prov Bengkulu.

 

Kegiatan yang diikuti oleh para kader PKS Rejang Lebong ini dimaksud untuk memotivasi bagi para kader untuk menyampaikan program pro rakyat yang diusung oleh PKS secara langsung kepada masyarakat pada Pemilu 2019 mendatang.

 

Kader PKS Provinsi Bengkulu Jumiyati S Ag menyampaikan kegiatan ini adalah bentuk aksi dari para kader kepada masyarakat yang diharapkan mampu memberikan pesan dalam memberikan kontribusi kepada masayarakat.

 

Menurut Jumiyati, kegiatan ini tentu penting sekali dilakukan agar masyarakat benar-benar memahami apa yang menjadi program PKS untuk lima tahun mendatang dalam mengakomodir kepentingan masyarakat.

Suasana Aksi Siaga Kader Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Provinsi Bengkulu, Minggu (27/01/2019)

” Ya kami hari ini mecoba melakukan aksi damai memberi info kemasyarakat mengenai program unggulan kami sebagai partai peserta pemilu mendatang,” urai Jumiyati, minggu (27/01/2019).

 

Lebih lanjut dijelaskannya, PKS mempunyai program unggulan yakni salah satunya di antaranya menghapus pajak sepeda motor dan pemberlakuan SIM seumur hidup. Ini merupakan dua program program unggulan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) di Pileg 2019.

 

“Kami kembali memberi pesan kepada masyarakat bahwa PKS pada Pemilu 2019 ini, PKS menjanjikan dua hal. salah satunya adalah jika PKS menang pada Pemilu 2019, PKS akan memperjuangkan RUU Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM seumur hidup,” tambah Jumiyati.

 

Lebih lanjut Jumiyati menjelaskan pajak sepeda motor yang dimaksud yaitu pajak kendaraan bermotor (PKB), pajak bea balik nama kendaraan bermotor (PBBNKB), Tarif Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, biaya administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan biaya administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) untuk sepeda motor ber-cc kecil.

 

Terkait dengan program yang akan di kembangkan oleh PKS tersebut, Jumiyati kembali  merinci alasan di balik rancangan peraturan penghapusan pajak tersebut.

 

Diantaranya adalah, pertama  PKS ingin meringankan beban hidup rakyat yang semakin berat dengan tuntutan membayar berbagai macam biaya. Dan selanjutnya adalah PKS melihat bahwa sepeda motor sudah dijadikan sebagai alat produksi bagi publik.

 

“OLeh karennya melalui program ini kita ingin masyarakat tidak lagi terbebani dan dapat menjalankan kegiatan sehari hari tanpa terganggu dengan kegiatan adminsitratif yang tentu juga membenani keungan,” ujarnya.

 

Dalam Aksi tersebut turut pula hadir Anggota dewan provinsi H. Herizal apriansyah S. Sos. Anggota dewan Kabupaten Hj. Mis Riati, S. Pdi, H. Untung Basuki SE dan  Nasrullah S.TP. (adi)

Posting Terkait