Kesaruan Para Sakadara 92 Berburu Oleh-Oleh Di Bukittinggi

165 views

Mia Kunto Arief Wibowo (kiri) dan Selly Richard Tampubolon (kanan) saat memilih di songket di pasar Bukittinggi.

Divianews.com | Bukittinggi — Keseruan kegiatan para peserta Istri TNI atau Sakadara 92 ” Goes To Padang 2019″ terlihat pada saat mereka mengunjungi pusat oleh-oleh di Bukittinggi, yakni Pasar Atas dan Bawah Bukittinggi yang merupakan salah satu destinasi wisata belanja oleh-oleh khas Padang.

Diketahui pasar Bukittinggi ini adalah salahsatu yang paling ramai setiap akhir pekan dan liburan panjang kerap dipadati wisatawan, terutama bagian Pasar Atas. Para wisatwan tersebut berburu oleh-oleh khas Sumatera Barat dengan harga terjangkau di sana.

Beberapa diantara oleh-oleh favorit di Pasar Atas ialah kerajinan songket, selendang koto gadang, kerajinan kayu, suvenir gantungan kunci, kreasi barang-barang anyaman, dan bordir kerancang. Satu lagi oleh-oleh panganan yang bisa dibeli di Pasar Atas ialah keripik sanjai.

Salah seorang peserta dari 60 orang peserta Sakadara 92, Selly Lubis istri dari Richard Tampubolon
Kasdam Vi Mulawarman, menuturkan pertama datang ke Padang cukup atusias untuk mengetahui dari dekat seperti apa dan apa saja yang ada yang bisa eksplore, baik itu kulinernya maupun berburu oleh-oleh.

Menurutnya Bukittinggi Padang memang salah satu kota yang paling banyak dikunjungi oleh para wisman, baik itu domestik maupun mancanegara karena keramahan dan wilayahnya yang mengandung banyak pesona alam.

” Saya baru pertamakali datang kesini (Padang-red) yang ternyata menyimpan banyak ragam kuliner selain makanan rendang yang terkenal dimana-mana, ada juga sate padangnya dan tentu masih banyak lagi kearifan lokal lainnya yang sayang kalau dilewatkan,” Kata istri jenderal bintang satu ini, selasa (30/04/2019).

Peserta Sakadara 92 menunjukan selendang songket khas Bukittinggi

Lebih lanjut ia juga menyampaikan melalui Sakadara 92 ini pula kedepan akan lebih banyak lagi daerah di indoesia lainnya yang dapat dikunjungi, sehingga akan lebih banyak pula pengalaman yang bisa didapatkan.

Disinggung apa aja yang dibeli sebagai oleh-oleh dan kenangan saat pulang dari Padang, ia menyampaikan hanya membeli beberapa item diantaranya songket khas Bukittinggi.

Ditempat yang sama Mia Kunto Arief Wibowo yang merupakan insiator terlaksananya Sakadara 92 “Goes To Padang 2019″, menyampaikan ini merupakan kegiatan yang bukan hanya hura-hura akan tetap sebagai upaya untuk mendekatkan Sakadara 92 kepada beberapa wilayah di Indoensia sebagai edukasi dan silaturahmi.

” Kami ingin teman-teman lain selain mendampingi suami bertugas sebagai TNI, kami juga ingin ada peran lain yang kami bisa berikan, terutama dalam membantu mengekspos kearifan setiap wilayah yang kami kunjungi, seperti di Sumatera Barat kali ini,” jelas Mia.

Kedepan tentunya Sakadara 92 masih akan terus membuat program dan mendatangi wilayah lain di Indoesia.

“Kami itu belanja bukan karena banyak uang atau hura-hura, akan tetapi kami juga ingin belajar langsung dari pengrajin atau penjual tentang proses hingga dijual kemasyarakat,” tutupnya.

Dalam kegiatan hari pertama bagi peserta Sakadara 92 ” Goes To Padang 2019″, memgunjugi tempat bersejarah seperti Panorama Ngarai Siano (jurang diam) Bukit Tinggi dan mengunjungi pasar Souvenir di wilayah pasar Jam Gadang Bukit Tinggi dan di lanjutkan dengan makan malam serta ramahtama peserta dengan penyelanggara . (adi)

Posting Terkait