Soal Kasus ‘Ikan Asin’, Ini Pesan Menteri Pemberdayaan Perempuan

36 views

Menteri PPPA Yohana Yambise, Foto: Adi | Divianews.com

Divianews.com | Makassar – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise bicara perihal kasus ‘ikan asin’ yang menjerat pasangan Rey Utami dan Pablo Benua. Yohana mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan bahasa-bahasa yang positif.

“Kita konsisten bagaimana melindungi anak kita, perempuan kita di negara, dengan bahasa positif dan bukan hal negatif, dan dibutuhkan kesadaran dari masyarakat Indonesia,” kata Menteri Yohana, di Makassar, Sulawesi Selatan, dikutif dari detik.com, Selasa (23/7/2019).Yohana menyebut istilah ‘ikan asin’ menjadi masalah karena ada maksud tertentu dari yang mengucapkan. Dia meminta masyarakat berhati-hati dalam berucap.

“Saya pikir ini masalah terminologi yang dipakai. Ini adalah modus yang muncul, dan kita harus hati-hati. Media-media harus selektif melihat informasi yang masuk ataupun kata-kata terminologi yang muncul, supaya jangan itu jadi masalah,” jelasnya.

Pasangan Rey Utami-Pablo Benua, dan aktor Galih Ginanjar ditetapkan sebagai tersangka karena ucapan ‘ikan asin. Kasus ini mencuat setelah Fairuz A Rafiq melaporkan ketiganya ke Polda Metro Jaya.

Fairuz merasa nama baiknya tercemarkan setelah muncul vlog wawancara Galih Ginanjar dengan Rey Utami di channel YouTube ‘Rey Utami & Benua’. Dalam wawancara itu, Galih membicarakan hubungan masa lalunya dengan mantan istrinya yang tak lain adalah Fairuz. (red)

Posting Terkait