Dongkrak Ekonomi Syariah, BI Sumsel Gelar Fesyar

26 views

Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan akan menggelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Region Sumatera tahun 2019

Divianews.com | Palembang — Sebagai salah satu upaya mendukung pengembangan sistem ekonomi Syariah di Indonesia, terutama perbankan syariah di region Sumatera, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan akan menggelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Region Sumatera tahun 2019.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Yunita Resmi Sari mengatakan, Fesyar 2019 merupakan agenda tahunan yang digelar bank sentral untuk mendukung ekonomi syariah di Tanah Air yang bertujuan tidak lain menuju Indonesia menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dunia.

“Kita ingin agar masyarakat paham betapa besarnya potensi sistem perbankan Syariah di Indonesia bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Yunita Resmi Sari, Kamis (1/08/2019).

Sementara itu, Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia, Saekan Noor mengatakan, perbankan syariah di Sumsel berupaya menggarap pasar dari segmen pemerintah daerah yang dinilai berpotensi mendongrak kinerja industri perbankan syariah di Sumsel.

Dari catatannya, kata Saekan, hingga kini belum terdapat satupun institusi dari pemerintah daerah yang mengalokasi dananya secara penuh kepada perbankan syariah.

“Kita berharap nantinya ada instansi pemerintahan yang mau mengalokasikan dananya baik itu dana APBD maupun APBN yang akan dikelola secara murni dari bank syariah,” tambahnya.

Saekan mengatakan pihaknya telah berupaya menggarap peluang-peluang baru untuk meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) maupun penyaluran pembiayaan melalui berbagai strategi. Mulai dari roadshow maupun pemberian edukasi kepada masyarakat terkait perbankan syariah.

“Dengan digelarnya Fesyar ini kita sangat mengapresiasi langkah Bank Indonesia dengan harapan perbankan syariah dapat dikenal lebih luas, termasuk dari kalangan pemerintah daerah,” ucap Saekan.

Hal yang sama dikatakan Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel), Sabil. Menurutnya, pihaknya sangat mendukung kegiatan edukasi dan pengenalan ekonomi syariah karena bakal berdampak pada peningkatan industri keuangan syariah.

“Kami yakin bahwa ekonomi syariah akan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi secara regional, termasuk juga kinerja industri keuangan syariah,” ujarnya.

Sabil menilai, saat ini kinerja keuangan perbankan syariah di Sumsel maupun Babel sudah baik, inj tercermin dari total aset yang tumbuh 21,15 persen per Juni 2019 (year on year/yoy) senilai Rp10,92 triliun. Adapun DPK yang telah dihimpun mencapai Rp8,41 triliun atau tumbuh sebesar 31,09 persen, sementara penyaluran kredit tumbuh 32,35 persen atau senilai Rp8,76 triliun.

“Namun, kita juga memiliki catatan terkait pangsa pasar perbankan syariah di Sumsel dan Babel yang masih tergolong kecil, yakni hanya 2,19 persen terhadap nasional,” tandasnya. (adi)

Posting Terkait