Raperda Perubahan APBD TA 2019 Ketuk Palu

71 views

Keputusan Bersama antara Pimpinan DPRD Prov. Sumsel dengan Gubernur terhadap  Perubahan APBD Provinsi SUmsel 2019.

Divianews.com | PalembangSetelah melalui proses  yang cukup a lot akhirnya pembahasan Raperda Perubahan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2019  ketuk palu dalam rapat Paripurna LXII (62)  dengan agenda, penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumsel, pada Kamis (12/9) petang.

Dalam paripurna yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan  Wakil Gubernur Ir  H. Mawardi Yahya tersebut dipimpin oleh  Ketua DPRD Provinsi Sumsel H. M.A. Gantada SH. M Hum, kesepakatan ditandai dengan penandatanganan

Keputusan Bersama  antara Pimpinan DPRD Prov. Sumsel dengan  Gubernur  terhadap Rancangan Peraturan  Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2019.

Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru dalam kata sambutannya usai melakukan penandatanganan keputusan bersama mengatakan,  hasil keputusan bersama itu akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri RI guna  di evaluasi untuk selanjutnya dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Selanjutnya Rancangan Peraturan Daerah tersebut akan kami serahkan kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk dievaluasi, sehingga pada saatnya dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” katanya.

Herman Deru juga mengucapkan  terimakasih pada komisi-komisi DPRD Provinsi Sumsel  yang telah menyampaikan catatan-catatan untuk selanjutnya, pihaknya  akan merespon demi penyempurnaan Raperda Perubahan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2019.

“Terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinnan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang tergabung dalam Badan Musyawarah, Badan Anggaran dan komisi-komisi,” tandasnya.

Untuk diketahui pada Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2019 dirinci untuk  Pendapatan  setelah perubahan Rp 9.849.942.842.746,55,-  sedangkan belanja setelah perubahan Rp 10.533.925.626.158,80,- atau Defisit Rp 683.982.783.412,29,-.

Sementara untuk Jumlah Pembiayaan setelah perubahan Rp 683.982.783.412,29,- (adi)

 

Posting Terkait