Ketua Persit KCK Koorcab Rem 032/Wbr Hadiri Pestival Pamalayu Dharmasraya

106 views

Ketua Persit KCK Koordinator Cabang Rem 032/ Wbr Mia Kunto Arief Wibowo (ketiga dari kanan)

Divianews.com | Dharmasraya Sumbar — Ketua Persit KCK Koordinator Cabang Rem 032/ Wbr Mia Kunto Arief Wibowo menghadiri kegiatan Festival Pamalayu di Komplek Candi Pulau Sawah, Jrg Siluluak Kenegarian Siguntur Kec Sitiung Kab Dharmasraya, Sumatera Barat.

Selanjutnya acara tersebut juga diawali acara Karnaval Perahu Arung Pamalayu Karnaval Arung Pamalayu yang sekaligus membuka peringatan Hari Maritim yang ke-55 di Komplek Candi Pulau Sawah, Dharmasraya Dan Talkshow Kemaritiman Dalam Rangka Merayakan Hari Kemaritiman Nasional 2019.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Persit KCK Koorcab Rem 032/Wbr Mia Kunto Arief Wibowo menyampaikan kesannya bahwa kegiatan yang sedang berangsung tersebut merupakan kegiatan yang menghibur sekaligus ajang promosi wisata daerah bersangkutan.

“ Tentu ini merupakan kegiatan yang sangat bagus ya, karena mengangkat kembali budaya daerah setempat, sekaligus menjadi ajang hiburan rakyat yang telah dimulai sejak 22 Agustus 2019 dan akan berlangsung hingga 7 Januari 2020 mendatang ,” ungkapnya, senin (23/09/2019)

Menurutnya kegiatan yang dikemas dalam sebuah acara yang didalamnya ada Karnaval Arung Pamalayu adalah salah satu agenda Festival Pamalayu adalah kegiatan yang sangat positif, yang tentunya diharapkan mampu mengembalikan kejayaan kemaritiman yang telah ada sejak dulu.

Dalam kegiatan menghadiri acara tersebut Ketua Persit KCK Koordinator Cabang Rem 032/ Wbr Mia Kunto Arief Wibowo, didampingi oleh para Istri Kasi, dan Istri Dandim.

Sementara itu, pada kegiatan Karnaval Arung Pamalayu terdapat puluhan perahu membawa rombongan Wakil Bupati Dharmasraya Amrizal Dt Rajo Medan, Bupati Tanjung Jabung Timur Rommy Haryanto dan beberapa tamu dari Jambi, ninik mamak dan tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Dharmasraya.

Parade perahu berlayar sekitar 25 menit dari jembatan kabel menuju Komplek Candi Pulau Sawah. Parade perahu ini menjadi simbol penggunaan Sungai Batanghari menjadi urat nadi transportasi dan jalur perdagangan masa lalu.

Karnaval Arung Pamalayu di Sungai Batanghari, Sumbar

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari kemaritiman di pinggir Sungai Batanghari perlu untuk pengingat, bagaimana sungai sebagai urat nadi peradaban masa lalu.

“Mungkin kita masih ingat bahwasanya pada zaman dahulu sebelum ada tol dan jalan aspal, sungai adalah jalur lalu lintas utama pada masa lalu,” katanya.

Peringatan hari kemaritiman di Dharmasraya, merupakan yang kedua setelah ditetapkan pada 1964. Peringatan pertama dilakukan pada 1967.

Sutan Riska mengatakan, upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggelar Festival Pamalayu adalah untuk mengangkat peradaban masa lalu, yang ada di Dharmasraya. Dan tentunya merawat peninggalan pada masa lalu.

“Harapannnya dari kegiatan yang diselenggarakan tersebut, kedepan bisa membuatnya jauh lebih bermanfaat untuk pembangunan dan pariwisata,” tutupnya. (adi)

Posting Terkait