Ribuan Lembar Uang Palsu Dimusnahkan Oleh BI Sumsel

49 views

Ribuan Lembar Uang Palsu Dimusnahkan Oleh BI Sumsel, Foto: Adi | Divianews.com

Divianews.com | Palembang — Sebanyak 6.900 lembar uang palsu yang sempat beredar di  Provinsi Sumatera Selatan selama periode sejak tahun 2016 hingga 2019, secara simbolik dimusnahkan oleh pihak Bank Indonesia (BI) Sumsel.

Kepala Perwakilan BI Sumsel, Yunita Resmi Sari mengatakan, uang rupiah palsu yang akan tersebut diserahkan oleh perbankan maupun masyarakat langsung kepada bank sentral, selama kurun waktu yang cukup panjang yakni dari 2016 hingga tahun 2019.

Dijelaskannnya untuk rincian temuan unag palsu terdiri terbanyak adalah pecahan nominal 100.000, yakni sebanyak 3.662 lembar, sisanya diikuti pecahan lain mulai dari 50.000 sebanyak 2.719 lembar, 20.000 sebanyak 412 lembar, 10.000 sebanyak 82 lembar dan 5.000 sebanyak 25 lembar.

“Nah dari tenyan tersebut  yang terbanyak adalah pecahan nominal 100.000, yakni sebanyak 3.662 lembar, sisanya diikuti pecahan lain mulai dari 50.000 sebanyak 2.719 lembar, 20.000 sebanyak 412 lembar, 10.000 sebanyak 82 lembar dan 5.000 sebanyak 25 lembar,” ujar Yunita  disela pemusnahan di Aula Kantor BI Perwakilan Sumsel, Rabu (9/10/2019).

Lebih lanjut disampaikan Yunita, bahwa temuan ribuan lembar uang palsu selama 3 tahun terakhir itu tergolong sedikit.  Lalu selanjutnya untuk  memeriksa mengenai keasliannya, BI Sumsel tentu juga  memerlukan waktu karena harus dikirimkan ke Kantor BI di Jakarta dan setelahnya perlu mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri.

“ Dalam upaya melakukan pemberantasan uang palsu sendiri,  dilakukan oleh bank sentral tidak hanya sendirian akan tetapi dengan melibatkan pihak terkait lainnya, terutama kepolisian, termasuk kita juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi, Kementerian Keuangan dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Ditegaskannya lebih lanjut, upaya pemberantasan uang palsu merupakan salah satu bentuk menjaga uang rupiah sebagai lambang NKRI, selanjutnya untuk menjaga uang rupiah, pihaknya juga dengan rutin melakukan sosialisasi terkait ciri-ciri keaslian uang rupiah di seluruh pelosok Sumsel. (adi)

 

Posting Terkait