Banyak Asap, Siswa Di Palembang Kurangi Aktivitas Diluar

35 views

Suasana Palembang, rabu (23/10/2019), Foto: Adi | Divianews.com

Divianews.com | Palembang — Kabut asap semakin tebal dan berbahaya bagi kesehatan, siswa dipalembang tetap belajar, akan tetapi hanya difokuskan didalam kelas.

Kabut asap disertai bau menyengat yang terjadi dipalembang selama sejak hampir tiga bulan terakhir, sangat berbahaya bagi pernafasan, dan itu terus menerus terjadi baik pagi, siang, sore bahkan malam hari.

Mengantisipasi bahaya dari dampak kabut tersebut tersebut, para siswa terpaksa harus memperbanyak belajar didalam kelas dengan menuntup semua jendela bahkan pintu untuk menghindari kabut asap yang berbahaya tersebut.

Kepala SD Negeri 89 Palembang Rohela menyampaikan pihaknya tetap memberlakukan jam belajar seperti biasa, namun para siswa dilarang untuk bermain atau berkativitas diluar karena berbahaya.

“ Semua aktivitas dilakukan dikelas guna menghindari bahaya kabut asap, sambil menunggu petunjuk dari Diknas atau Walikota, apakah siswa dipulangkan atau tetap belajar seperti biasa,” ujar Rohela, rabu (23/10)

Lebih lanjut ia juga mengingatkan kepada para wali murid atau para siswa untuk selalu menggunakan masker pada saat melakukan aktivitas diluar ruangan, guna menghindari menghisap udara yang kurang sehat tersebut.

Sementera itu berdasarkan data tempat terbanyak terjadi kebakaran hutan dan lahan adalah di kabupaten ogan komering ilir disusul kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasi, serta Ogan Ilir, yang menyebabkan kabut asap di sumsel terus terjadi dan terparah adalah dirasakan di Palembang. (adi)

Posting Terkait