Panglima TNI Cek Kegiatan Serbuan Vaksinasi untuk TNI-Polri

171 views

Divianews.com | Palembang — Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan kegiatan vaksinasi dengan tema “ Serbuan Vaksinasi TNI-Polri yang diselenggarakan di lapangan Kompleks Pakri Polda Sumatera Selatan dengan sasaran 2000 personil yang terdiri dari TNI dan Polri.

Dalam arahannya Panglima TNI menyampaikan, nantinya setelah usai pelasanaan vaksin, maka peserta sasaran vaksinasi yang terdiri dari Babinsa dan Babinkamtibmas langsung akan diterjunkan ke beberapa puskesmas untuk membantu melaksanakan tresing di beberapa tempat dan Puskesmas.

Dijelaskannya para anggota TNI-Polri akan ditempatkan untuk membantu dalam rangka menegakkan protokol kesehatan, karena setelah di vaksin pun para anggota tetap harus mengikuti Protokol kesahatan.

“ Meski sudah di vaksin kita wajib untuk mengikuti protokol kesehatan tersebut,” tegasnya, kamis (04/02/2021)

Untuk kegiatan Vaksnasi sendiri  rencananya akan dilaksanakan selama dua hari,  target tercapai dan pelaksanaan vaksinasi itu sendiri seluruh jajaran di Indonesia ini akan selesai pada akhir atau pertengahan Maret 2021.  Karena Babinsa dan Babinkamtibmas  adalah ujung tombak sehingga diutamakan untuk segera melaksanakan vaksinasi dan segera diterjunkan di lapangan untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan masyarakat.

Sehingga  nanti tambah Panglima lagi, para anggota yang telah di vaksin bisa membantu untuk mengawasi bahkan membantu untuk melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat umum,  dan diharapkan ketika masyarakat umum juga sudah divaksin,tergate agar tercapai target 70% masyarakat Indonesia bisa tervaksinasi semua, makan health immunity bisa dicapai.

“ Harapannya dengan tercapainya terget sasaran vaksinasi secera nasional tercapai, maka target percepatan pemulihan ekonomi nasional akan terjadi sesuai yang kita inginkan bersama,” tegasnya

Ditempat yang sama Kapolri Jend Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pada hari ini dirinya selaku Kapolri bersama dengan Panglima mengecek langsung kelanjutan dari kegiatan penanggulangan covid-19, yaitu pelaksanaan vaksinasi massal yang dilaksanakan dengan berbagai resiko.

Dijelaskannya  beberapa waktu yang lalu tenaga kerja kesehatan,  saat pertama selesai dilanjutkan tenaga yang berada di Frontline dan anggota Babinsa dan babinkamtibmas dalam rangka melaksanakan tugas-tugas penanggulangan covid-19 menjadi prioritas.

“ Ini kita laksanakan dalam rangka mepersiapkan tenaga tenaga untuk kemudian melaksanakan kegiatan penegakan juga mempersiapkan anggota-anggota, yang siap untuk menjadi vaksinator sehingga kemudian program vaksinasi yang ditargetkan dalam satu hari bisa dilaksanakan satu juta, bisa betul-betul bisa diwujudkan dengan tenaga kerja tenaga kesehatan dari Dinkes dari TNI dari POLRI beserta beberapa personel yang diberikan pelatihan untuk memperkuat agar kegiatan vaksinasi bisa berjalan dengan lancar,” urainya

Lebih lanjut ia menegaskan jika kegiatan ini berjalan dengan baik, maka target health immunity  bisa terbentuk dan  diharapkan dengan pengendalian covid yang maksimal serta mampu menekan secara maksimal pertumbuhan covid, dan kemudian  diharapkan pertumbuhan ekonomi pun bisa berjalanan dengan baik.

“ Dan kita di kwartal pertama ini diharapkan bisa masuk pertumbuhan ekonomi sesuai dengan harapan bersama, oleh karenanya upaya mencegah secara maksimal perkembangan covid-19 harus terus dilakukan bersama” tutupnya.

Selanjut Gubernur Sumsel  Herman Deru menyampaikan, Ini merupakan suatu kehormatan bagi masyarakat Sumsel karena kehadiran Panglima dan Kapolri, melihat langsung upaya penangggulangan covid-19 di wilayah Sumsel.

“ Terima kasih karena Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai ujung tombak untuk menanggulangi covid-19 di Sumsel,” Katanya.

Dijelaskannya setelah Gubernur, Bupati dan Walikota, Sumsel Juga telah melakukan vaksin terhadap pedagang Pasar dan saat ini juga dilaksanakan inisiasi yang dilaksanakan oleh TNI-Polri.

Selanjutnya Gubernur Sumsel menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri di wilayah Sumsel sejauh ini tidak ada kendala secara Psikologi, sehingga berjalan dengan baik.

Adapun untuk vial covid-19 yang telah diserahkan ke Polda berjumlah 1.050, dan untuk TNI 450 vial sehaingga ada 1500 vial yang telah diserahkan.

“ Harapannya nanti setekah di vaksinasi, para Babinsa dan Babinkamtibmas dapat membantu Satgas covid dalam rangka upaya bersama menekan perkembangan covid-19 di Sumsel dan mengajak masyarakat untuk tidak takut divaksin dan meyakinkan bahwa vaksinasi adalah cara terbaik untuk kita,” tutupnya. (adi)

Bagikan :

Posting Terkait