Divianews.com | Palembang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus menunjukkan dukungannya terhadap pelaku Usaha, Mikro, dan Kecil (UMK) yang menjadi penggerak perekonomian nasional.

Pertamina terus memberikan energi bagi para pelaku usaha kecil dengan menggelar UMK Academy 2024 sebagai salah satu upaya agar UMK naik kelas, untuk dapat terus bersaing dan mengembangkan produktivitas usahanya.

UMK Academy merupakan program akselerasi UMK naik kelas, dimana terdapat kelas Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global melalui pelatihan, pendampingan usaha dan sertifikasi.

Sr. Supervisor CSR Pertamina Patra Niaga Regonal Sumbagsel, Dila Amanda Kenniza mengatakan Kick Off Pertamina UMK Academy ini ditargetkan dapat meningkat setiap tahunnya. Kegiatan tersebut difokuskan bagi para pelaku UMK untuk meningkatkan level usahanya.

“Melalui kegiatan UMK Academy ini, kami mendukung para UMK untuk terus kreatif dan inovatif dalam membawa usahanya untuk naik kelas. Kami berharap melalui kegiatan ini, ilmu baru yang diberikan dapat diterapkan dalam pengembangan usahanya,” tutur Dila.

Program pembinaan UMK Academy dilakukan secara terukur, berjenjang, dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan, tren dan tantangan pasar dengan melibatkan para ahli di bidangnya masing-masing yang didasari pada empat kurikulum utama diantaranya Go Modern, Go Digital, Go Online, Go Global dengan mengintegrasikan prinsip Go Green dalam setiap programnya.

Dikesempatan yang sama, Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan setelah mengikuti seluruh tahapan program, para pelaku usaha dapat memanfaatkan teori dan praktek yang didapatkan demi menunjang kemajuan usaha, serta dapat bersaing tidak hanya di pasar lokal tetapi juga global.

“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan keberlanjutan serta tenaga kerja penuh dan produktif pada Goals 8 SDGs, yang diwujudkan melalui program pendanaan dan pembinaan UMK,” jelas Nikho. (adi)