Divianews.com | Lahat – Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Badan Kesbangpol melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Lahat. Senin (7/7/2025 ), di Gedung Pertemuan Pemerintah Kabupaten Lahat. Fokus yang dibahas terkait bahaya peredaran Narkoba yang mulai bergeser dari kota-kota besar, namun kini sudah masuk ke desa-desa.

Hadir langsung dalam kegiatan diskusi ini, Bupati Lahat,Bursah Zarnubi, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) Sumatera Selatan Brigjen Pol. Dr. Drs. Guruh Achmad Fediyanto.MH beserta rombongan, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih. SH.MH, Kapolres Lahat, Kajari Lahat, Dandim 0405/Lahat yang diwakili Kasdim, Sekda Lahat, Kasat Narkoba Polres Lahat, Assisten, Staf Ahli, jajaran OPD, Kabag, Camat se-Kab. Lahat, Lurah serta undangan Lainnya.

Kepala Badan Narkotika Provinsi ( BNNP) Sumsel Brigjen Pol. Dr. Drs. Guruh Achmad Fediyanto, MH menyampaikan, saat ini peredaran narkoba ada pergeseran dari kota ke desa. Sebab pada saat ini di desa ada tambang dan perkebunan.

Apabila memakai narkotika otak pasti terganggu dan pada ahirnya kematian. Ia juga menyarankan hati-hati meminum jamu sakit kepala, dikarnakan jamu sakit kepala racikan dari berbagai obat-obatan.

”Kami meminta hilangkan, hentikan dikarnakan hukumanya akan diberikan yang setimpal dan hukuman mati bisa membuat orang-orang berhenti memakai narkotika.Provensi Sumsel termasuk Provensi yang tinggi memakai narkotika, mari kita bersenergi merantas narkotika.” ujarnya.

Sementara Bupati Lahat, Bursah Zarnubi dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk menghentikan dan melawan dengan satu semboyang tegas.

”Mari kita lawan peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Lahat. Dan juga saya mengharapkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba di masyarakat harus terus dipupuk dan disampaikan melalui metode yang tepat dan sederhana supaya masyarakat benar-benar paham dengan permasalahan hukum yang dihadapi terkait dengan penyalahgunaan narkoba,” ujar Bursah Zarnubi. (kur)