Bupati Lahat Hadiri Tasyakuran dan Silaturahmi Masyarakat Kikim Raya
Divianews.com | Lahat — Bupati Lahat Bursah Zarnubi bersama Wakil Bupati Widia Ningsih, menghadiri acara Tasyakuran dan Silaturahmi masyarakat Kikim Raya yang digelar di kediaman Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Lahat, Aliman Syahri, Desa Tanjung Aur, Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat, Sabtu (26/07).
Acara ini juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Wahyu Sanjaya, Anggota DPD RI Eva Susanti, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat Ir Sri Meliyana, jajaran anggota DPRD Kabupaten Lahat, staf ahli, asisten, seluruh kepala OPD Pemkab Lahat, para camat, kepala desa se-Kikim Raya, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kikim Raya.
Dalam sambutannya, Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Lahat Aliman Syahri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat kesehatan dan rezeki sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh undangan. Tasyakuran ini bukan hanya untuk kami pribadi, tetapi juga wujud syukur atas terpilihnya Kakanda Bursah Zarnubi sebagai Bupati Lahat,” ujar Aliman.
Anggota DPR RI Wahyu Sanjaya menegaskan bahwa Kabupaten Lahat telah berada di jalur kepemimpinan yang tepat dengan Bursah Zarnubi di pucuk pimpinan.
“Bapak Bursah Zarnubi adalah tokoh yang tidak asing lagi. Rekam jejaknya di tingkat nasional dan daerah sudah terbukti. Saya yakin Kabupaten Lahat akan melaju lebih cepat,” katanya.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi menekankan bahwa acara ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap proses demokrasi yang telah dijalani masyarakat Lahat.
“Pemilu adalah ajang demokrasi lima tahunan. Perbedaan pilihan sudah selesai. Saat ini saatnya bersatu, membangun bersama,” tegas Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bursah juga memaparkan sejumlah agenda pembangunan prioritas Pemkab Lahat, antara lain pembangunan jaringan irigasi senilai lebih dari Rp220 miliar di wilayah Tanjung Aur dan Sungai Pangi untuk mengairi ribuan hektar sawah produktif. Selain itu, program pengembangan peternakan dan pertanian rakyat seperti sapi betina, ayam petelur, dan budidaya ikan.
Pemerintah juga berencana mendirikan rumah batik khas Lahat serta mendorong penggunaan batik lokal sebagai identitas ASN di lingkungan Pemkab. Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pembelian hasil produksi warga seperti kue semprong, bipang, dan kuliner tradisional lainnya juga menjadi fokus utama.
“Kami ingin agar Lahat tidak hanya menjadi penghasil, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam rantai ekonomi. Pemerintah siap menjadi mitra masyarakat,” ujar Bupati.
Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.
“Saya sangat berterima kasih atas inisiatif diselenggarakannya acara ini. Ini menjadi momen penting untuk mendengar langsung masukan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga Kikim Raya,” ujarnya.
Acara ditutup dengan jamuan makan bersama dan dialog langsung antara kepala daerah dan warga, sebagai sarana komunikasi dua arah dalam membangun daerah. (Lili)
