Divianews.com | Lahat — Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, menghadiri acara pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Lahat dan pelantikan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD, yang digelar pada Selasa (5/8/2025). Acara ini menjadi momentum penting dalam penguatan peran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Lahat.

Acara berlangsung khidmat dan penuh antusias, dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan, para tenaga pendidik PAUD, serta tokoh-tokoh pemerhati pendidikan anak usia dini. Dalam kesempatan tersebut, Ir. Sri Meliana resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Lahat.

Dalam sambutannya, Ir. Sri Meliana menyampaikan bahwa sosok “Bunda” adalah simbol sumber kehidupan, kasih sayang, dan kebahagiaan bagi anak-anak. Ia berharap kehadiran Bunda PAUD dapat memberikan rasa aman, perlindungan, dan cinta kepada seluruh anak usia dini di Kabupaten Lahat.

“Sumber inspirasi dari kata Bunda adalah segala sesuatu yang menjadi awal lahirnya kehidupan dan kebahagiaan. Mudah-mudahan, keberadaan Bunda PAUD membuat semua anak usia dini di Kabupaten Lahat merasa tersayangi dan terlindungi,” ujarnya.

Ia juga menitipkan harapan kepada Dinas Pendidikan agar memberikan ruang dan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dengan bahagia. Tidak hanya melalui membaca, namun juga lewat bermain, mengenal lingkungan, belajar sopan santun, doa-doa pendek, serta mengembangkan empati dan minat mereka sejak dini.

Dalam sambutannya, Bupati Bursah Zarnubi menegaskan bahwa pendidikan PAUD tidak semata soal kurikulum atau materi pelajaran. Menurutnya, PAUD adalah proses pembentukan karakter yang membutuhkan kesabaran, pemahaman psikologis, serta peran aktif dari keluarga.

“PAUD bukan sekadar soal kurikulum, tapi juga tentang cinta, perhatian, dan pendampingan sejak dari rumah. Karena itu, peran Bunda PAUD sangat strategis dalam membentuk karakter, menumbuhkan kebiasaan baik, dan budaya literasi di dalam keluarga,” tegas Bupati.

Ia juga menekankan bahwa usia PAUD merupakan masa emas (golden age) dalam tumbuh kembang anak. Pada usia ini, anak sangat mudah dibentuk karena belum banyak terpengaruh oleh lingkungan luar.

“Masa PAUD adalah masa krusial. Anak-anak pada usia ini lebih banyak menyerap nilai-nilai dari lingkungan keluarga dan guru. Maka penting bagi kita semua, terutama orang tua dan pendidik, untuk memberikan contoh dan teladan yang baik,” tambahnya.

Pelantikan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Lahat diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat. Bupati menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program PAUD yang inklusif dan berkualitas.

Dengan pengukuhan ini, diharapkan layanan PAUD di Kabupaten Lahat akan semakin meningkat, tidak hanya dari sisi akses dan jumlah lembaga, tetapi juga dari sisi kualitas pembelajaran dan penguatan karakter anak sejak dini. (Lili)