Divianews.com | Lahat – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Yassierli, Ph.D, didampingi Bupati Lahat Bursah Zarnubi, secara resmi membuka pelatihan sekaligus peninjauan Balai Latihan Kerja (BLK) Lahat.

Ikut mendampingi Menaker, Dirjen Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Darmawansyah.ST.M.Si dan jajaran, Ketua TP-PKK Lahat Ir. Sri Meliyana Bursah, unsur Forkopimda, Anggota DPRD serta Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Lahat. Kegiatan tersebut berlangsung di BLK Lahat.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meninjau langsung sarana dan prasarana pelatihan serta proses pembelajaran yang diikuti para peserta. Ia menekankan pentingnya peran BLK dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja agar mampu bersaing di dunia kerja serta menjawab kebutuhan industri.

”Saya melihat bapak/ibu yang ada disini, saya ada harapan makanya bahasa saya itu tadinya kata beliau bagaimana kita bisa menjadikan Lahat ini sebagai salah satu percontohan. Kita menuntaskan berbasis Kabupaten atau Kota terkait dengan permasalahan ketenagakerjaan,” ujarnyya.

Ia juga menegaskan selama ini program kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan memiliki semua . Anggaran tidak banyak tapi semua itu mau dibagi-bagi, tapi teryata Presiden tidak begitu kongret fokus pada beberapa yang memang itu memberikan hasil.

”Pak Dirjen nanti kita akan fokus mungkin pada 10, 20 Bupati, atau Kab/Kota tuntas disitu. Mungkin ada bantuan itu kita kawal, pelatihan kita kawal dan pengembangan SDM dan itu harus sukses dalam 1 atau 2 tahun sehingga Kabupaten atau Kota yang lain tinggal mencontoh,” ujar Menaker.

Ditambahkan di Palembang sebelumnya audah ada 16 paket pelatihan. Ini kemudian sesudah pelatihan selesai, sama-sama diperbaiki.

”Ketenagakerjaan ini menjadi isu yang penting buat kita bersama kita tidak hanya berbicara tentang kondisi saat ini tapi kita berbicara menyiapkan Indonesia Emas 2045.” ujarnya. (lh/kom)