Divianews.com | Palembantg — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 di Provinsi Sumatera Selatan berlangsung meriah di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS), Palembang, Senin (11/8). Namun, di balik suasana keceriaan, momen ini juga menjadi ajang penegasan komitmen pemerintah daerah terhadap perlindungan dan kesejahteraan anak.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 700 peserta dari berbagai kabupaten/kota ini dipenuhi dengan berbagai aktivitas ramah anak, seperti permainan tradisional, wahana bermain, serta pertunjukan seni yang menampilkan kreativitas anak-anak dari berbagai komunitas dan sekolah.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah provinsi serius dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan, menurutnya, adalah penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Sumsel dan Pengadilan Agama terkait perlindungan anak pasca perceraian orang tua.

“Ini adalah bentuk keseriusan kita. Anak harus tetap merasa aman, dicintai, dan dipenuhi haknya, sekalipun orang tuanya berpisah. Kerja sama dengan Pengadilan Agama ini penting agar ada jaminan keselamatan dan keberlanjutan hak anak dalam situasi tersebut,” ujar Herman Deru.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa peringatan HAN bukan hanya perayaan seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat peran semua pihak — pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat — dalam menjaga dan memenuhi hak anak-anak.

Pemerintah Provinsi Sumsel juga terus mendorong berbagai program yang mendukung tumbuh kembang anak, termasuk pemenuhan hak atas pendidikan, kesehatan, serta lingkungan yang aman dari kekerasan dan diskriminasi.

Peringatan HAN ke-41 tahun ini mengusung semangat kolaborasi dalam membangun generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkarakter, sesuai dengan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan. (cha)