Mufid Adlianto dan Sofi Terpilih sebagai Bujang Gadis Lahat 2025
Divianews.com | Lahat — Malam puncak Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Lahat 2025 berlangsung meriah di Ballroom Hotel Santika Lahat, Sabtu (25/10). Sebanyak 16 finalis tampil memukau di hadapan dewan juri dan ratusan penonton yang memadati ruangan.
Acara bergengsi yang digelar Pemerintah Kabupaten Lahat bersama Yayasan Bujang Gadis Lahat itu turut dihadiri oleh Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, Ketua TP-PKK Kabupaten Lahat, Sri Meliyana, anggota DPRD Kabupaten Lahat, para kepala OPD, Ketua Dewan Kesenian Lahat, dewan juri, sponsor, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kompetisi yang menguji bakat, kecerdasan, dan wawasan budaya serta pariwisata daerah ini, para finalis menunjukkan semangat dan sportivitas tinggi. Setelah melalui penilaian ketat, dewan juri akhirnya menetapkan Mufid Adlianto sebagai Bujang Lahat 2025, dan Sofi sebagai Gadis Lahat 2025.
Keduanya berhasil memikat juri melalui penampilan percaya diri, tutur kata yang cerdas, serta pemahaman mendalam tentang potensi daerah Lahat. Momen kemenangan itu disambut dengan tepuk tangan meriah dan sorak kebanggaan dari para penonton.
Ketua Yayasan Bujang Gadis Lahat, Dr. Arya Permana, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan tahun ini.
“Alhamdulillah kegiatan Bujang Gadis Lahat tahun 2025 berjalan dengan lancar. Seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami juga menghadirkan dewan juri dari luar daerah agar penilaian lebih objektif dan profesional,” ujarnya.
Arya berharap, ajang ini menjadi wadah positif bagi generasi muda Lahat.
“Harapan kami, Bujang dan Gadis Lahat dapat membawa eksistensi serta manfaat nyata bagi Kabupaten Lahat. Mereka diharapkan menjadi representasi anak muda yang berdaya dan peduli terhadap kemajuan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan tersebut.
“Kegiatan Bujang Gadis Lahat adalah ajang yang sangat bagus untuk meng-upgrade diri para generasi muda. Ini bukan sekadar lomba, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial,” tuturnya.
Widya juga berpesan kepada seluruh finalis agar terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Teruslah memberikan yang terbaik, bukan hanya sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai agen pengawasan sosial di lingkungan masing-masing. Jadilah teladan bagi sesama generasi muda,” pesannya.
Malam Grand Final Bujang Gadis Lahat 2025 pun ditutup dengan suasana penuh haru dan kebanggaan. Sorak-sorai penonton menggema ketika Mufid Adlianto dan Sofi melangkah ke panggung menerima selempang kehormatan — simbol generasi muda Lahat yang berprestasi, berkarakter, dan siap membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. (Lili)
