Divianews.com | Palembang — DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang menggelar Rapat Paripurna ke-10 masa persidangan (MP) II, Selasa (5/7). Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Palembang, Adzanu Getar Nusantara ini, beragendakan pemandangan umum (Pandum) Fraksi-fraksi DPRD Palembang terhadap penyampaian Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2021.

Hadir dalam Paripurna, Sekda Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi mewakili Walikota Palembang, para pejabat di lingkungan Pemkot Palembang. Hasil Pandum semua fraksi menyetujui Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2021, untuk dibahas di komisi-komisi.

Selain itu, sebagian besar fraksi-fraksi DPRD Kota Palembang mendukung tindakan dan upaya tegas Pemkot Palembang untuk menutup hiburan malam holywings demi kepastian hukum dan keadilan di masyarakat.

Pemandangan umum diawali dengan Fraksi Demokrat dengan juru bicara (Jubir), H Chairudin Pelita Maret yang memberikan apresiasi terhadap gerakan sedekah subuh yang diharapkan berdampak signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lalu Pandum Fraksi Gerindra, dengan jubir M Akbar Alfaro B Bus. Dalam Pandumnya, Akbat Alfaro meminta Wako untuk melakukan pendataan tenaga honorer dan memperjuangkan status tenaga honorer termasuk guru honorer.

Dalam kesempatan itu, Akbar Alfaro juga menyoroti promo holywings yang dinilai menistakan agama dan mendukung langkah  Pemkot Palembang menutup tempat hiburan malam tersebut.

Selanjutnya Pandum Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) melalui Jubir, Ir Alex Andonis SH. Mengawali Pandumnya, Fraksi PDI-P juga mengapresiasi Gerakan sedekah subuh yang diinisiasi Walikota Palembang. Alex juga mengingatkan Silpa anggaran dapat diminimalisir sedemikian rupa.

Fraksi PDI-P juga mendukung penutupan holywings secara permanen demi kepastian hukum.  Diteruskan Fraksi Partai PAN) dengan Jubir Ruspanda Karibullah ST. PAN kata Ruspanda mendukung langkah Pemkot dalam upaya penertiban hiburan malam. Selain itu kata Ruspanda, Fraksi PAN juga meminta Pemkot memperhatikan dan perbaiki kerusakan jalan di Kota Palemban.

Kemudian Pandum Fraksi Golkar melalui Jubir, Ganefo Rohim. Dalam Pandumnya, Fraksi Golkar terus mendorong Pemkot untuk mengutamakan prioritas, efektifitas dan efisiensi dalam menjalankan program pembangunan serta menyetujui laporan Wako untuk dibahas di komisi-komisi.

Selanjutnya Fraksi PKB dengan Jubir Harya PE Putra yang juga mendukung Pemkot Palembang berlaku tegas menutup hiburan malam yang menyalahi aturan seperti halnya menutup holywings. Dalam kesempatan itu, fraksi PKB juga meminta Pemkot meningkatkan PAD disektor pajak.

Lalu Pandum Fraksi PKS dengan Jubir Idrus Rofik S Ag MA. Fraksi PKS juga meminta Pemkot bertindak menutup holywings secara permanen sesuai tuntutan masyarakat. Selanjutnya Pandum Fraksi Nasdem Persatuan Pembangunan dengan Jubir  H Faidol Barokat yang memempertanyakan nasib tenaga honorer. Selain itu, perlu adanya terobosan untuk peningkatan PAD.

(ADV)