Pastikan Tepat Sasaran, Letjen Kunto Arief Wibowo Pantau Penanganan Bencana Agam-Solok
Divianews.com | Sumbar – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, melakukan kunjungan kerja mendadak untuk meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak bencana alam di Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya intensif pengawasan dan pengendalian penanggulangan bencana yang dilakukan oleh Pangkogabwilhan I.
Kunjungan terfokus pada dua lokasi kritis, yakni Nagari Balingka, Kecamatan Koto IV, Kabupaten Agam, serta Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok. Letjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi oleh Asisten Kas Kogabwilhan I beserta staf dalam kegiatan yang menegaskan komitmen penanganan darurat.
Prioritas: Distribusi dan Identifikasi Kebutuhan Mendesak
Dalam keterangannya, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menekankan bahwa peninjauan langsung ini bertujuan ganda. Pertama, memastikan seluruh proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak berjalan lancar, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Melalui tinjauan di lapangan, kita dapat melihat secara nyata tingkat kerusakan, kondisi riil masyarakat, serta mengidentifikasi secara langsung kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Hal ini krusial untuk memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga terdampak,” ujar Letjen Kunto Arief Wibowo.
Kedua, kunjungan ini menjadi momen krusial untuk mengidentifikasi solusi terbaik dan langkah taktis dalam penanganan bencana. Dengan melihat kondisi faktual di lokasi, penentuan langkah-langkah penanganan diharapkan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif, sehingga proses pemulihan wilayah dapat berlangsung secara lebih optimal dan terstruktur.
Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Dalam menjalankan peninjauan, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo turut didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Kehadiran Forkopimda dinilai sangat penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, hingga lembaga terkait lainnya.
Sinergi yang solid ini diharapkan dapat mempercepat upaya pencarian solusi komprehensif dan memastikan percepatan penanganan bencana dilakukan secara terpadu dan maksimal.
Kunjungan Pangkogabwilhan I ini merupakan penegasan kembali komitmen pemerintah dan seluruh unsur terkait untuk terus hadir di tengah kesulitan masyarakat. Ini menjamin bahwa setiap upaya penanganan bencana di Agam dan Solok akan berjalan maksimal, dengan fokus utama pada keselamatan warga dan pemulihan kehidupan di wilayah terdampak. (adi)
