Divianews.com | Palembang — Kodam II/Sriwijaya menggelar Upacara Bendera 17-an yang berlangsung dengan tertib dan khidmat di lapangan makodam. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Junaidi M bertindak selaku inspektur upacara dan membacakan amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Palembang, Jum’at (17/07/2026)

Upacara rutin ini ditegaskan bukan sekadar kegiatan seremonial semata, melainkan menyimpan momentum penting untuk memelihara jati diri sebagai prajurit TNI AD yang senantiasa siap mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa.

​Dalam amanat Kasad yang dibacakan oleh Brigjen TNI Junaidi, disampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap berbagai prestasi serta capaian kualitas pengabdian terbaik yang terus diukir oleh prajurit TNI AD di seluruh wilayah Indonesia. Namun di sisi lain, Kasad menyatakan keprihatinan atas masih adanya oknum prajurit yang melakukan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana hingga viral menjadi sorotan publik di media sosial.

Mengingat saat ini berada di tengah gempuran perang informasi, setiap Komandan Satuan diinstruksikan untuk meningkatkan pengawasan melekat, melaksanakan pembinaan personel yang progresif, serta memberikan tindakan tegas sebagai shock therapy tanpa toleransi terhadap perbuatan yang mencederai kehormatan keprajuritan.

​Lebih lanjut, amanat tersebut menekankan bahwa pengabdian sejati TNI AD harus terus diperkuat dengan karya nyata yang langsung mendatangkan manfaat dalam mengatasi kesulitan masyarakat, sekaligus mengaktualisasikan kebijakan pemerintah. Berbagai program unggulan telah diimplementasikan secara nyata dari Sabang sampai Merauke, seperti pembangunan ribuan jembatan, program TNI AD Manunggal Air, karya bakti skala besar, hingga pilot project penanganan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Guna memperkuat dampak positif tersebut, setiap prajurit hendaknya turut aktif membangun komunikasi publik yang kuat dan menghadirkan wajah positif TNI AD di ruang digital melalui konten yang tepat dan proporsional.

​Menutup amanat tersebut, Kasad menyampaikan empat penekanan penting untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh prajurit dan ASN TNI AD. Penekanan tersebut meliputi:

Pertama, menjaga diri dan keluarga dari segala bentuk pelanggaran dan pengaruh negatif seperti narkoba, judi online, serta pinjaman online ilegal.

Kedua, menumbuhkan kepedulian untuk menjaga citra positif satuan di platform digital sekaligus mempersempit ruang narasi negatif dan hoaks

Ketiga, menjadi representasi yang baik dengan menampilkan perilaku yang mencerminkan disiplin dan jati diri prajurit Sapta Marga.

Keempat, memperkuat soliditas, profesionalisme, dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.