Peringati HAB, Kemenag Sumsel Gelar Doa Bersama

30 views

Divianews.com | Palembang — Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Kegiatan Zikir Bersama dan Istighosah dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI ke-75 di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Jumat (8/1) pagi. Kegiatan ini dihadiri secara langsung Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA, Kepala Bagian Tata Usaha H. Abadil S.Ag, M.Si, para Kepala Bidang, para Kasubbag dan Kepala Seksi, Ketua Dharma Wanita Kanwil Kemenag Sumsel Hj. Sumalihah M.Pd, serta pimpinan panti asuhan dan pondok pesantren. Juga mengikuti secara virtual para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sumsel beserta jajaran dan seluruh ASN Kanwil Kemenag Sumsel di ruangan masing-masing.

Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud harapan Kemenag Sumsel agar di usianya yang ke-75, Kementerian Agama semakin eksis dalam memberikan pelayanan. Terutama dalam upaya mewujudkan Indonesia yang damai, aman, dan rukun. “Semoga kegiatan kita hari ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. ASN merupakan pelayan bagi masyarakat. Untuk itu, seperti yang sudah sering saya sampaikan, pelayanan adalah nomor satu. Layanilah masyarakat dengan baik, profesional, dan proporsional,” pesan Mukhlisuddin.

Selain itu, lanjut Mukhlisuddin, aparatur Kementerian Agama juga harus menjadi pionir dalam penguatan moderasi beragama. ASN Kemenag harus menyampaikan hal-hal yang menyejukkan ummat, tidak boleh justru menimbulkan problem dan kegaduhan di tengah masyarakat. “Sampaikanlah hal-hal yang dapat menumbuhkan dan membangun rohani umat. Sebab, pembangunan tidak cukup hanya membangun fisik semata, rohani juga penting dibangun. Pahami dan amalkan apa yang menjadi hak dan kewajiban dalam bermasyarakat,” tegas Mukhlisuddin.

Terakhir, dia berharap ASN Kemenag Sumsel dapat mencintai lembaga dan pekerjaan. “Kemenag adalah tempat kita berkarya. Jagalah marwah dan citra Kementerian Agama. Jangan sampai tingkah laku dan perbuatan kita mencoreng citra Kementerian Agama,” tuntas Mukhlisuddin.

Selain zikir dan istighosah, dalam kesempatan tersebut Kakanwil juga menyerahkan bantuan sembako kepada tujuh panti asuhan dan bantuan uang untuk pondok pesantren. (adi/rill)

Bagikan :

Posting Terkait