BI Sumsel Terus Mendorong Akselerasi Ekonomi Keuangan Digital

116 views

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Opening Ceremony Digital Kito Galo

Divianews.com | Palembang — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Opening Ceremony Digital Kito Galo yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Arista Palembang, Rabu (1/12).

Mengusung tema “Sinergi Akselerasi Ekonomi Keuangan Digital Sumatera Selatan Maju untuk Semua Menuju Indonesia tangguh Indonesia Tumbuh” kegiatan ini sebagai kontribusi nyata dalam perluasan implementasi digitalisasi sistem pembayaran oleh Bank Indonesia.

Kepala Kanwil Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Hari Widodo mengajak semua pihak untuk optimis membangun ekosistem dan ekonomi digital di Sumsel. Di tengah kondisi global dan domestik yang diwarnai ketidakpastian akibat pandemi covid-19, ekonomi Sumsel masih terus tumbuh dan membaik.

Dijelaskannya lebih lanjut pada Triwulan 2 tahun 2021 Sumsel memasuki zona pertumbuhan ekonomi positif. BI Sumsel juga memprediksi ekonomi Sumsel kembali meningkat di Triwulan 4 dan akan terus membaik di sepanjang 2021.

“Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di Sumsel yang mulai membaik, penyelenggaraan sistem pembayaran non tunai juga berjalan dengan lancar aman dan efisien, transaksi transfer dana baik melalui real time maupun melalui sistem kliring nasional BI pada Triwulan 3 tercatat masing-masing Rp53,44 T dan Rp11,12 T,” ungkap Hari Widodo.

Selanjutnya sejalan dengan adaptasi masyarakat, akan kebutuhan instrumen pembayaran non tunai yang tetap aman digunakan di masa pandemi. Transaksi uang elektronik pada Triwulan 3 tahu 2021 tercatat sebesar Rp1,68 T atau tumbuh 27,97 persen, sementara nominal transaksi e-commerse tercatat Rp1,9 T atau tumbuh signifikan 65,2 persen.

“Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Sumsel agar kita dapat menikmati pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan maka perlu digali sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru dan diera digital ini ekonomi dan keuangan digital memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi sumber ekonomi baru tentunya bersama dua sektor lainnya yaitu UMKM dan ekonomi keuangan syariah,” jelas Hari.

Di masa pandemi ini digitalisasi ekonomi bahkan terakselerasi dan terbukti dapat mendukung pemulihan ekonomi. momentum ini harus kita ikuti dengan upaya bersama mempercepat transformasi digital di berbagai aspek kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Sehubungan dengan program akselerasi Provinsi Sumsel, BI Sumsel bersinergi dengan seluruh stakeholder telah melakukan perluasan dan percepatan implementasi digitalisasi pada beberapa ekosistem sepanjang 2021.

“Kami juga bersinergi dengan perbankan dan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka menuju 12 juta merchant QRIS secara nasional dimana Sumsel sudah mencapai 332.886 atau mencapai 96,68 persen dari target di 2021 ini,” tambah Hari.

Perluasan implementasi QRIS pada tahun 2021  difokuskan pada 6 ekosistem, yaitu Pemerintah Daerah, kuliner, kriya tradisional, pendidikan dan keagamaan, pasar tradisional, lingkungan aparat penegak hukum dan pendidikan umum.

“Di tahun ini kita memang fokus mengakuisisi dulu merchantnya sampai capai target. Laku di tahap dua yaitu tahun 2022 kita mendorong penggunaannya, dengan segala kemudahan,” kata Hari.

Layanan QRIS saat ini sudah ada di 13 pasar tradisional di Kota Palembang dan 1.938 masjid dan rumah ibadah lainnya yang telah menggunakan QRIS untuk memfasilitasi jemaahnya dalam melakukan donasi.

“Kami juga menyadari pentingnya literasi keuangan digital, sehingga melalui berbagai forum kami berupaya untuk memperkenalkan transaksi keuangan digital QRIS,” lanjutnya.

Literasi keuangan digital sangat dibutuhkan karena belum semua masyarakat memahami transaksi keuangan digital, sehingga perlu sosialisasi dan edukasi publik supaya masyarakat melek digital.

“Tentunya kita terus melakukan kerjasama, kita juga tidak menafikan layanan digital ini menggunakan infrastruktur akses terhadap layanan seperti internet, jaringan, ini memerlukan penyelesaian yang lebih konferhensif,” jelasnya. (adi)

 

 

Bagikan :

Posting Terkait