Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional  (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan melakukan pengecekan kemantapan jalan di perbatasan Palembang dan Kabupaten Banyuasin jelang Nataru 2022, kamis (16/12)

Divianews.com | Palembang — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional  (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan memastikan jalan dan jembatan di Provinsi Sumatera Selatan dalam kondisi siap untuk dilalui menjelang natal dan tahun baru (nataru). Dan bisa dipastikan masyarakat yang hendak melewati jalan nasional di Sumsel saat natal dan tahun baru tidak ada kendala.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumsel, Kiagus Syaiful Anwar, Kamis, (16/12) menyampaikan kondisi kemantapan jalan saat ini mencapai 89,47 persen dari total 1.600 kilometer ruas jalan nasional, begitu juga dengan kemantapan jembatan dari total 481 unit mencapai 70,54 persen dan siap menyambut datangnya Natal dan Tahun Baru 2021.

“Karena PPKM batal diberlakukan, maka kami tentu sudah siap, dan kami pastikan jalan dan jembatan dalam kondisi mantab dan siap untuk dilalui, kedua sarana infrastruktur tersebut merupakan sarana penting untuk menopang aktivitas masyarakat selama momen Nataru 2022, maka tentu menjadi prioritas kami,” katanya.

Lebih lanjut Syaiful juga menegaskan untuk periode Natal dan Tahun Baru mendatang, BBPJN wilayah Sumsel juga menyiagakan 20 posko dengan dilengkapi 97 alat berat, di antaranya, excavator, frader, dump truck, tronton, box culvert, jembatan bailey dan bronjong. Posko ini tersebar di jalan lintas timur, jalan lintas tengah, dan jalan penghubung dan jalan dalam Kota Palembang.

Ia menjelaskan lebih lanjut, penempatan posko ini, berdasarkan hasil pemetaan di wilayah Sumsel bahwa terdapat 25 titik rawan longsor, 26 titik kemacetan dan 4 titik rawan banjir.

Kondisi rawan ini terbentang dari Betung-Sekayu-Mangun Jaya-Batas Jambi, Lahat-Muara Enim, Kayuagung-Lampung, Prabumulih-Baturaja.

“Untuk titik rawan longsor, relatif sudah banyak berkurang karena setiap tahun ada penanganan, meski begitu kami tetap harus siap selalu. Adanya lokasi longsor ini juga dipengaruhi oleh tipikal geografis Sumsel,” kata dia. (adi)