HUT ke-80 TNI, Kodam II/Swj Gelar Open Tournament Karate Piala Pangdam II/Sriwijaya
Palembang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam II/Sriwijaya menggelar Open Tournament & Festival Karate Piala Pangdam II/Sriwijaya. Kegiatan bergengsi ini berlangsung selama dua hari, mulai 11 hingga 12 Oktober 2025, bertempat di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Kota Palembang.
Kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Jasmani Kodam II/Sriwijaya (Kajasdam II/Swj), Kolonel Inf M. Arief Gumelar, sabtu (11/10/2025) yang hadir mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.
Dalam amanat tertulis Pangdam yang dibacakan saat pembukaan, Mayjen TNI Ujang Darwis menyampaikan bahwa turnamen karate ini merupakan bagian penting dari rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI, sekaligus menjadi media pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Kodam II/Sriwijaya.
“Melalui kejuaraan ini, Kodam II/Sriwijaya berupaya menumbuhkan semangat sportivitas, memperkuat karakter generasi muda, serta menjaring bibit-bibit atlet karate potensial yang dapat mengharumkan nama daerah maupun bangsa,” ujar Pangdam dalam amanatnya.
Ia juga menegaskan bahwa karate sebagai olahraga bela diri memiliki nilai strategis dalam membentuk kedisiplinan, ketangguhan mental, dan semangat juang yang selaras dengan nilai-nilai dasar prajurit TNI, yakni Disiplin, Loyalitas, dan Semangat Pantang Menyerah.
Kejuaraan karate ini mencatat partisipasi luar biasa dengan sekitar 1.986 peserta dari berbagai perguruan karate di bawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) dan KKI Provinsi Sumatera Selatan. Tak hanya dari Sumsel, para peserta juga datang dari berbagai provinsi di wilayah Sumatera, seperti Bengkulu, Lampung, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, hingga Sumatera Utara.
Dalam kesempatan terpisah, Asisten Operasi Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Rony Fitriyanto, yang menjabat sebagai Ketua Umum Pembina Kejuaraan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Kodam II/Sriwijaya, FORKI Sumsel, KKI Sumsel, dan masyarakat pecinta karate di wilayah Sumatera bagian selatan.
“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berdisiplin, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi,” ujar Kolonel Rony.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat, serta berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi muda di wilayah Kodam II/Sriwijaya.
Sementara itu, Letkol Inf Luki Pardianto, yang menjabat sebagai Pabandya Sopsdam II/Sriwijaya dan sekaligus bertindak sebagai Koordinator serta Ketua Panitia Penyelenggara, menyampaikan bahwa kejuaraan ini melombakan berbagai kategori, mulai dari tingkat usia dini hingga senior, selama dua hari penuh.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari para peserta dan dukungan penuh dari Pangdam II/Sriwijaya serta FORKI Sumsel. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan karate di wilayah Sumatera Selatan,” ungkap Letkol Luki.
Selain pertandingan utama, event ini juga dimeriahkan dengan festival karate yang menampilkan atraksi bela diri, pengenalan teknik dasar karate untuk pelajar, serta edukasi tentang nilai-nilai sportivitas dan kedisiplinan.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Kodam II/Sriwijaya tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan potensi generasi muda, namun juga mempertegas bahwa semangat bela negara dan olahraga dapat berjalan beriringan.
Turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa melalui olahraga seperti karate, para pemuda Indonesia dapat belajar bertanding secara sportif, membentuk karakter unggul, dan sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air. (adi)

