Divianews.com | Palembang– Kinerja perekonomian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diproyeksikan akan tetap kokoh pada tahun 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumsel memperkirakan pertumbuhan ekonomi berada di rentang 4,80% hingga 5,60% (yoy), dengan inflasi yang tetap terkendali pada kisaran sasaran 2,5% ± 1% (yoy).

Proyeksi optimis ini disampaikan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Duddy Adiyatna, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang diselenggarakan secara hybrid di Hotel Wyndham Palembang pada 28 November.

Duddy Adiyatna mengungkapkan bahwa di tengah ketidakpastian global, ekonomi Sumsel telah menunjukkan resiliensi tinggi dan mampu bangkit lebih kuat. Hal ini tercermin dari data Triwulan III tahun 2025, di mana pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,20% (yoy). Angka ini melampaui pertumbuhan nasional dan menjadi yang tertinggi kedua di wilayah Sumatera.

Selain itu, stabilitas harga juga terjaga. Inflasi Sumsel pada Oktober 2025 tercatat sebesar 3,49% (yoy), masih berada dalam rentang sasaran inflasi BI, yaitu 2,5% ± 1% (yoy).

Di sisi sistem pembayaran, kinerja juga positif. Nominal transaksi QRIS pada Oktober 2025 mengalami pertumbuhan signifikan, mencapai 86,33% (yoy), dengan peningkatan volume transaksi sebesar 115,58% (yoy).

Kolaborasi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

Mengangkat tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Selatan Lebih Tinggi dan Berdaya Saing,” PTBI 2025 menekankan bahwa Sumsel masih memiliki potensi besar untuk terus tumbuh.

“Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menemukan sumber-sumber pertumbuhan baru seperti ekonomi hijau yang selaras dengan tren global dan program Astacita,” tegas Duddy Adiyatna, mendorong upaya bersama untuk memanfaatkan celah ruang pertumbuhan ke depan.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Drs. H. Apriyadi, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BI Sumsel atas perannya dalam menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Pemerintah Provinsi mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk terus memperkuat sinergi demi Sumsel yang maju dan berdikari.

Sumsel Dominasi Penghargaan Penghargaan Nasional

Rangkaian PTBI 2025 diawali dengan menyaksikan kegiatan PTBI pusat di Jakarta yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.

Dalam agenda ini, Sumatera Selatan membuktikan prestasinya di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dari Presiden RI, yaitu:

  • TPID Provinsi Berkinerja Terbaik Kawasan Sumatera Tahun 2025: Provinsi Sumatera Selatan
  • TP2DD Terbaik I Provinsi Wilayah Sumatera: Provinsi Sumatera Selatan
  • TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik Kawasan Sumatera: Kota Palembang

Pada acara PTBI di Palembang, Kantor Perwakilan BI Sumsel juga memberikan penghargaan kepada mitra strategisnya sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam pelaksanaan tugas BI, di antaranya kepada BPS Sumsel, Kanwil DJPb Sumsel, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKU Timur, Museum Negeri Sumatera Selatan, PT. Bank Central Asia Tbk Kanwil VI Palembang, PT. Sumber Daya Usaha, UMKM Nirmala Songket, dan Wartawan Mitra Komunikasi Kebijakan Terbaik kepada Adi Asmara dari Media Divianews.com.

Sementara itu, kegiatan PTBI 2025 Sumsel ini dihadiri oleh pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, akademisi, serta berbagai pelaku usaha di wilayah Sumsel. (adi)