BI Apresiasi Sumsel Raih Dua Penghargaan Bergengsi TPID dan Digitalisasi Daerah
Divianews.com | Palembang — Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil meraih prestasi gemilang dengan memborong dua penghargaan sekaligus dalam kategori Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah dan Digitalisasi Daerah. Capaian ini mendapat apresiasi tinggi dari Bank Indonesia (BI) Sumsel.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumsel, Bambang Pramono disela kegiatan Rakor Capacity Building, & HLM TPID TP2DD Provinsi/Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan, di Hotel Aryaduta Palembang, selasa (02/12) menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut.
”Alhamdulillah, Sumsel mendapat Award Juara dua kategori sekaligus yang cukup bergengsi, TPID Pemerintah sekaligus Digitalisasi Daerah. Ini luar biasa!” ujar Bambang Pramono dalam keterangannya.
Capaian ini menjadi motivasi kuat bagi Sumsel, terutama dalam menghadapi tantangan inflasi ke depan, termasuk persiapan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yaitu Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Lebih lanjut Bambang menambahkan kegiatan juga dilaksanakan dalam rangka persiapan Nataru, BI Sumsel bersama TPID menegaskan pentingnya kolaborasi dan kesiapsiagaan seluruh kabupaten/kota di Sumsel.
”Persiapan Nataru ini menjadi sangat penting, makanya highlight-nya harus dihadiri oleh seluruh kabupaten dan kota, seperti kegiatan Rakor Capacity Building, & HLM TPID TP2DD Provinsi/Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan ini,” tegasnya.
Bambang menuturkan Pola penanganan inflasi Nataru selalu dilakukan dengan mempelajari data pola inflasi tiga tahun terakhir. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas penyebab masalah inflasi agar intervensi kebijakan yang diterapkan tepat sasaran.
”Biasanya kalau Nataru, kita cenderung kepada kebijakan yang dianggap pendek, seperti operasi pasar dan pangan murah makin kita intensifkan,” jelas Bambang.
Kebijakan jangka pendek ini dievaluasi secara berkala untuk memastikan tepat komoditas, tepat penerima, dan tepat tempatnya. (adi)
