Divianews.com | Palembang  – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sumatera Selatan memberikan penghargaan bergengsi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, atas kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan keluarga dan pemberdayaan ekonomi perempuan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, dalam acara Launching Sumsel Financial Economic Collaboration yang berlangsung di Ballroom Gedung OJK Sumsel, Rabu (17/12/2025).

Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, kamis (17/12) menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang berhasil memperkuat fundamental ekonomi daerah.

“Sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat menjadi kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Arifin dalam sambutannya.

Selain TP PKK, OJK juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh dan instansi yang dinilai proaktif dalam edukasi finansial:

  • Ratu Tenny Leriva (Anggota DPD RI/Duta Literasi Sumsel): Kategori pemberdayaan masyarakat dan penggerak literasi keuangan generasi muda.
  • Samantha Tivani (Korwil ICSB Sumsel): Apresiasi atas pemberdayaan pengusaha muda yang berdaya saing.
  • Organisasi Perangkat Daerah (OPD): Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Disbudpar, DPMPTSP, Bappeda, serta Diskominfo Provinsi Sumsel atas peran aktif mendukung inklusi keuangan.

Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Hj. Febrita Lustia melalui berbagai program TP PKK dinilai sukses mendorong pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan motivasi untuk terus berinovasi.

“Ini menjadi pemacu kami untuk terus mendorong literasi keuangan keluarga dan pemberdayaan perempuan di Sumsel melalui program PKK yang inovatif,” tegas Febrita. Upaya ini dipandang strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga secara berkelanjutan.

Harapan Ekonomi Inklusif

Kegiatan ini menjadi momentum bagi OJK dan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk memperluas akses edukasi finansial ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok perempuan dan generasi muda.

OJK Sumsel menekankan bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta adalah fondasi utama untuk menciptakan ekonomi daerah yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Sumatera Selatan. (adi)