BI Dorong Konsistensi dan Kualitas Program TP2DD
Divianews.com | Palembang – Bank Indonesia bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Capacity Building dan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengisian Survei Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Semester II Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di The Alts Hotel Palembang, Senin (20/1), dan diikuti oleh seluruh TP2DD kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur daerah sekaligus memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam penyusunan Survei IETPD. Upaya ini diarahkan untuk mendorong percepatan dan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) secara berkelanjutan di wilayah Sumatera Selatan.
IETPD sendiri merupakan indikator nasional yang digunakan untuk mengukur tingkat kesiapan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan elektronifikasi transaksi. Penilaian dilakukan melalui tiga aspek utama, yakni implementasi, realisasi, dan lingkungan strategis. Setiap pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, wajib melakukan pengisian survei secara berkala setiap semester.
Berdasarkan hasil Survei IETPD Semester I Tahun 2025, Provinsi Sumatera Selatan bersama 17 kabupaten/kota telah mencapai level digital, yang merupakan level tertinggi dalam pengukuran IETPD. Capaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam transformasi digital pengelolaan keuangan daerah.
Kegiatan dibuka oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat, yakni Analis Keuangan Negara Ahli Muda Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Radityo Putumayor, serta Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda Pusdatin Kementerian Dalam Negeri, Ochtavian R. Pelealu.
Turut hadir Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. H. Achmad Rizwan, S.STP, MM, perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan, Bank Sumsel Babel, serta perwakilan TP2DD kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi atas kinerja TP2DD Provinsi Sumatera Selatan yang berhasil meraih predikat TP2DD Terbaik I Provinsi Wilayah Sumatera pada Championship TP2DD Tahun 2025. Prestasi tersebut dinilai mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong ETPD secara konsisten.
Meski demikian, Bank Indonesia menekankan masih adanya ruang penguatan, khususnya pada aspek proses dan output. TP2DD di setiap daerah diharapkan semakin proaktif memperkuat koordinasi lintas instansi, meningkatkan kualitas capacity building, serta memastikan penatausahaan dan dokumentasi kegiatan dilakukan secara tertib dan berkelanjutan.
Penguatan program unggulan TP2DD yang terstruktur, terukur, dan memiliki identitas yang jelas juga menjadi perhatian. Selain mendukung keberlanjutan transformasi digital daerah, langkah ini dinilai mampu memberikan nilai tambah dalam penilaian Championship TP2DD sekaligus memperkuat branding inovasi digital di masing-masing daerah.
Pada sesi capacity building, para narasumber memberikan penguatan teknis terkait pemanfaatan diagnostic tools untuk mengidentifikasi capaian dan area perbaikan implementasi ETPD. Peserta juga mendapatkan pendalaman pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) guna meningkatkan kualitas pelaporan serta konsistensi data keuangan daerah.
Fokus utama lainnya adalah optimalisasi pengisian Survei IETPD Semester II Tahun 2025. Bank Indonesia menekankan pentingnya pengisian survei yang akurat, tepat waktu, dan sesuai kondisi riil di daerah untuk menjaga kualitas serta kredibilitas hasil penilaian. Selain itu, percepatan implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) terus didorong sebagai instrumen untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Melalui kegiatan ini, TP2DD juga diarahkan untuk mulai mempersiapkan dokumen Championship TP2DD Tahun 2026 serta melakukan finalisasi penyusunan Roadmap TP2DD Tahun 2026–2030 sebagai pedoman kebijakan dan implementasi ETPD ke depan.
Dengan sinergi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan, transformasi digital transaksi pemerintah daerah diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik di Provinsi Sumatera Selatan. (ADV)

