Wabup Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni Bantuan CSR Tiga Perusahaan
Divianews.com | Lahat – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih.SH.MH melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni, atas bantuan CSR tiga perusahaan swasta, Selasa (17/06/2025), bertempat di Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur Kab.Lahat.
Tiga perusahaan yang mengucurkan bantuan CSR tersebut adalah PT. Mustika Indah Permai, PT.Budi Gema Gempita, dan PT.Banjarsari Pribumi, bekerjasama dengan Dinas Perkim Kabupaten Lahat.
Turut hadir dalam kegiatan, Anggota DPRD Kab.Lahat Dapil 2, Kepala Desa Gedung Agung, jajaran OPD terkait, Camat Merapi Timur, Pimpinan PT. MIP yang diwakili, Pimpinan PT. BGG yang diwakili, Pimpinan PT. BP yang diwakili, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Lahat yang diwakili, Danramil Merapi Area yang diwakili, Kapolsek Merapi Timur yang diwakili, Ketua BPD Desa Gedung Agung beserta Anggota, Penerima Bantuan bapak Markatap, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya.
Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih.SH.MH dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih dari Bupati terkhusus kepada PT.MIP, PT. BGG dan PT. BP karena telah memberikan kontribusi untuk masyarakat Merapi, terutama di desa Gedung Agung.
”Besar harapan kami yang lebih luas lagi ke depan minta tolong lebih ditingkatkan lagi seperti bedah rumah ini bantuan CSR -nya PT. MIP, akan tetapi saya akan memberikan informasi ada lagi bantuan perusahaan yang selama ini tidak selalu terdengar di telinga,” ujarnya.
Pemberdayaan masyarakat ini belum banyak dilakukan oleh masyarakat sekitar Merapi Area memberikan bantuan PPM, nah bantuan PPM dengan bantuan CSR tapi kalau bantuan PPM dia keberlanjutan artinya mengurangi pengangguran di Merapi Area jadi itu saya dapat informasi itulah PPM yang diberikan kepada masyarakat sekitar atau diluar Kecamatan Merapi Area Kabupaten Lahat.
Kalau CSR bisa diberikan ke Kecamatan lain. Saya berharap Kecamatan lain juga bisa merasakan keberadaan PT, PT yang ada di Merapi saya juga mengapresiasi PT.MIP ini ternyata waktu saya hadir di MIN 4 ia juga memberikan bantuan di Desa Banu Agung. Jadi saya harap Merapi tetap prioritas tapi desa-desa lain juga menjadi prioritas.” sampai Widia Ningsih. (lh)

