Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru meninjau langsung progres pembangunan sirkuit grasstrack di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Minggu (22/6). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan venue yang akan digunakan dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack pada Agustus 2025 mendatang.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel, M. Affandi, serta Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumsel, Alpian Maskoni.

Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan sirkuit ini merupakan komitmen Pemprov Sumsel dalam menyediakan fasilitas olahraga berstandar nasional, sekaligus memberikan ruang bagi para pecinta otomotif, khususnya pembalap muda, untuk menyalurkan hobi secara positif dan terarah.

“Sirkuit ini dibangun bukan hanya untuk Kejurnas, tetapi juga sebagai tempat latihan bagi para pecinta motor cross agar tidak lagi menyalurkan hobinya di jalan umum,” ujar Deru.

Ia menjelaskan, pembangunan sirkuit telah disesuaikan dengan standar teknis dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan dirancang sebagai fasilitas permanen yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Selain sebagai wadah pengembangan prestasi olahraga, Deru menilai bahwa sirkuit ini juga berpotensi menjadi daya tarik baru bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah. “Kalau Kejurnas ini sukses, kita akan dorong untuk bisa menggelar event internasional,” katanya optimistis.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga memperkenalkan program baru di kawasan JSC, yakni pembukaan Bursa Otomotif. Bursa ini akan menjadi pusat jual beli kendaraan bermotor dengan sistem transaksi langsung antara penjual dan pembeli, tanpa perantara.

“Konsepnya unik. Ada fasilitas layanan perbankan di tempat, sehingga proses pembelian bisa langsung dan mudah,” paparnya.

Ia berharap bursa ini dapat memperluas fungsi JSC sebagai pusat aktivitas publik dan ekonomi. Untuk tahap awal, seluruh fasilitas bursa otomotif akan digratiskan guna menciptakan pasar yang stabil. “Semua jenis kendaraan bisa ikut, termasuk kendaraan listrik maupun berbahan bakar minyak,” tambahnya.

Kepala Dinas PUBM-TR Sumsel, M. Affandi, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini terus menggenjot pengerjaan lapangan sirkuit, khususnya pada bagian dasar. Ia optimistis seluruh proses pembangunan akan selesai tepat waktu sesuai target.

“Saat ini kita masih mengerjakan bagian dasar lapangan, dan akan terus kita kebut sesuai target pengerjaan,” ungkap Affandi.

Sementara itu, Ketua IMI Sumsel, Alpian Maskoni, menilai bahwa JSC merupakan lokasi strategis karena telah menjadi pusat olahraga di Sumsel. “Kami ingin melengkapi JSC dengan sirkuit permanen agar semua jenis balapan bisa terselenggara di sini,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan sinergi bersama IMI serta pelaku usaha otomotif, Sumsel kini bersiap menjadi pusat baru olahraga otomotif di Pulau Sumatera. Pembangunan sirkuit grasstrack di JSC diharapkan menjadi tonggak kebangkitan prestasi otomotif di Bumi Sriwijaya. (adi)