Divianews.com | Palembang — Penerangan Kodam II/Sriwijaya (Pendam II/Sriwijaya) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan “The Best Creative & Innovative Content” pada ajang Lomba Content Creator (LCC) se-Sumatera Selatan. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan institusi TNI AD dalam menghadirkan konten digital yang kreatif, informatif, dan edukatif di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, didampingi Ketua PWI Sumsel, Kurniadi, S.T., kepada perwakilan Pendam II/Sriwijaya. Acara penyerahan piala dan piagam penghargaan berlangsung di SMA Negeri 3 Palembang, Jumat (23/01/2026).

Ajang LCC se-Sumsel ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Sumsel, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, serta Pemerintah Provinsi Sumsel. Kompetisi tersebut bertujuan mendorong lahirnya konten kreatif yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu memberikan nilai edukasi dan inspirasi bagi masyarakat.

Keberhasilan Pendam II/Sriwijaya meraih penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa institusi militer mampu beradaptasi dengan dinamika digital serta bersaing secara profesional di ranah media sosial. Melalui pendekatan komunikasi yang kreatif dan inovatif, Pendam II/Sriwijaya dinilai berhasil mengemas informasi kehumasan secara efektif dan relevan dengan kebutuhan publik.

Dalam sambutannya, Hj. Mondyaboni menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan pemenang lomba. Ia menegaskan bahwa kompetisi ini menunjukkan besarnya potensi penguasaan teknologi digital dan komunikasi kreatif di Sumatera Selatan. Menurutnya, ajang tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para kreator untuk terus berkarya dan mengangkat kearifan lokal ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Saya sangat bangga melihat karya-karya kreatif yang lahir dari berbagai kalangan, baik generasi muda maupun instansi. Teruslah berkarya dan jadilah agen perubahan positif di media sosial,” ujarnya.

Sebagai penutup, penyelenggara juga menekankan pentingnya literasi digital dalam setiap konten yang diproduksi. Melalui LCC ini, Dinas Pendidikan dan PWI Sumsel berharap dapat melahirkan kreator-kreator andal yang mampu mengedukasi masyarakat, menyajikan konten yang sehat dan beretika, serta berperan aktif dalam memerangi penyebaran berita bohong demi terciptanya ruang digital yang aman dan kondus. (adi)