Divianews.com | Palembang – Menjelang pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya menggelar bakti sosial berupa pembagian 12.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang dipimpin langsung Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, ini berlangsung serentak di sejumlah wilayah dengan dukungan pengusaha asal Palembang, H. Yunus, sebagai mitra kegiatan.

Bakti sosial dipusatkan di lokasi utama di Mrakas Kesdam II/Swj Benteng Kuto Besak Palembang dan diikuti secara virtual melalui video conference oleh tujuh titik Koramil di berbagai wilayah, di antaranya Kecamatan Sako, Lemabang, Makrayu, Plaju, Kamboja, dan Kertapati. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Ujang Darwis mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat atas perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan harta demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, kemerdekaan Indonesia lahir dari persatuan seluruh anak bangsa tanpa membedakan suku, agama, maupun adat istiadat. Karena itu, tugas generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan karya dan kepedulian terhadap sesama.

Mayjen TNI Ujang Darwis. Foto: Adi | Divianews.com

“Tujuan negara kita merdeka tidak lain adalah untuk mewujudkan kesejahteraan, keadilan, serta rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia. Tugas kita saat ini adalah mengisi kemerdekaan tersebut, salah satunya melalui kegiatan bakti sosial yang kita selenggarakan pada hari ini,” ujar Ujang Darwis, rabu (5/08).

Pangdam juga menegaskan bahwa kekuatan utama dalam menjaga kedaulatan bangsa terletak pada sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat.

“Tidak ada benteng yang lebih kuat dalam menjaga kedaulatan negara kita ini selain kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen tersebut,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada pengusaha H. Yunus beserta keluarga atas dukungan yang diberikan dalam penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia, prajurit TNI, PNS Kodam II/Sriwijaya, serta masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan berjalan lancar.

Sementara itu, sebagai pengusaha asal Pelembang H. Yunus menyampaikan rasa bangganya dapat berkolaborasi dengan Kodam II/Sriwijaya dalam membantu masyarakat. Ia menilai kepedulian yang ditunjukkan TNI menjadi bukti nyata bahwa institusi tersebut selalu hadir untuk rakyat.

“Acara ini adalah bukti bahwa TNI adalah milik rakyat. Kita bangga Pangdam kali ini adalah ‘wong kito dewek’ yang memiliki semangat luar biasa untuk membangun daerahnya,” kata Yunus.

Ia juga mengapresiasi berbagai upaya pembangunan yang dilakukan Pangdam II/Sriwijaya, termasuk perbaikan fasilitas Rumah Sakit Benteng agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 12.000 warga menjadi sasaran penerima bantuan. Yunus menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat penyelenggara memilih memperluas jumlah penerima manfaat agar lebih banyak masyarakat yang terbantu.

“Karena keterbatasan anggaran, kita mengejar jumlah penerima yang lebih banyak. Bantuan berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya dapat menjangkau sekitar 12.000 orang,” jelasnya.

Yunus menambahkan, keterlibatannya merupakan bentuk dukungan terhadap program kemanusiaan yang diinisiasi Kodam II/Sriwijaya. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di sejumlah daerah, di antaranya pembagian 6.000 paket bantuan di Bandung serta penyaluran bantuan di Banda Neira, Maluku.

Tak hanya menyerahkan bantuan, pria kelahiran Kertapati itu juga berbagi kisah hidupnya sebagai motivasi bagi masyarakat. Berasal dari keluarga sederhana dan menjadi anak yatim sejak duduk di bangku kelas III sekolah dasar, Yunus mengaku perjalanan hidupnya membuktikan bahwa kerja keras, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama mampu mengubah masa depan.

Kini, di usia 60 tahun setelah pensiun dari dunia organisasi sebagai mantan Sekretaris Jenderal dan Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI), ia memilih lebih banyak mengabdikan diri pada kegiatan sosial.

“Jangan pernah takut rugi untuk berbagi dan bersedekah. Semakin banyak kita memberi, tidak akan pernah membuat kita menghadapi kesulitan yang tidak ada jalannya. Rezeki akan diganti oleh Allah SWT,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Yunus berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima agar suatu saat mampu membantu orang lain. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepedulian sosial dan tidak mengambil hak mereka yang lebih membutuhkan.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Kodam II/Sriwijaya berharap semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat terus terpelihara, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. (adi)