Divianews.com | Dompak, Tanjungpinang – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, membuka lahan pertanian seluas sekitar 7 hektare di Desa Tanjung Moco, Kecamatan Dompak, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Pembukaan lahan tersebut berawal dari kunjungan Letjen Kunto Arief Wibowo ke kediaman Yadi, Ketua Kelompok Tani Maju Mapan dan Harapan Jaya. Dalam pertemuan itu, para petani menyampaikan keluhan mereka terkait sulitnya memperoleh lahan pertanian yang layak.

Menanggapi hal itu, Pangkogabwilhan I segera mengambil inisiatif untuk membuka lahan pertanian baru yang dikelola bersama masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan produksi pertanian serta kesejahteraan petani di Desa Tanjung Moco, sekaligus memperkuat perekonomian lokal berbasis kerakyatan,” ujar Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, saat dikonfrmasi ulang minggu (03/08).

Yadi, salah seorang yang mewakili kelompok tani, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pihak TNI. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian Letjen Kunto. Beliau peka terhadap kesulitan kami, dan langsung memberi solusi konkret,” ungkapnya.

Selain berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat, Letjen Kunto menekankan bahwa kegiatan ini juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Pembukaan lahan dilakukan melalui pendekatan yang ramah lingkungan dan disertai analisis dampak lingkungan (AMDAL).

“Kami tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. Prinsip kami adalah menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan tidak merusak alam,” tegasnya.

Letjen Kunto juga menjelaskan bahwa pendekatan pertahanan tidak hanya sebatas aspek militer, melainkan juga mencakup penguatan sosial-ekonomi masyarakat. “Ketahanan negara dimulai dari ketahanan rakyat. Karena itu, pertanian dan ekonomi kerakyatan adalah bagian dari strategi pertahanan yang menyeluruh,” katanya.

Saat ini, lahan yang telah dibuka dikelola dengan sistem tata ruang yang rapi dan terencana. Program ini diharapkan menjadi model percontohan (role model) bagi pengembangan pertanian di wilayah lain.

Melalui dukungan penuh dari Pangkogabwilhan I, petani Desa Tanjung Moco optimistis dapat meningkatkan hasil produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan mendorong tumbuhnya ekonomi berbasis masyarakat secara berkelanjutan. (adi)