Divianews.com | Palembang — Sebagai bentuk kepedulian sosial dan respons cepat tanggap bencana Pertamina Peduli, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju (Kilang Plaju) berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan air bersih serta memasang sarana penampungan air untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

​Rangkaian aksi kemanusiaan ini diawali pada 10 Agustus 2026 dengan instalasi 1 unit toren air berkapasitas 1.200 liter di Desa Kamarora A. Sarana penampungan ini disiagakan untuk memudahkan warga mengakses air bersih di tengah rusaknya jaringan pipa serta instalasi air warga akibat guncangan gempa.

​Aksi tanggap darurat dilanjutkan dengan distribusi air bersih secara intensif selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Agustus 2026, menyasar Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B. Setiap harinya, sebanyak 15.000 liter air bersih disalurkan secara merata untuk memenuhi kebutuhan dasar 160 Kepala Keluarga (KK) per hari.

Secara akumulatif, Kilang Plaju dan Dompet Dhuafa berhasil membagikan 75.000 liter air bersih yang menjangkau 800 KK, ditambah pemanfaatan fasilitas toren air yang menyasar 24 jiwa, sehingga total penerima manfaat program tanggap darurat ini mencapai lebih dari 824 KK.

​Komitmen Kilang Plaju dalam Misi Kemanusiaan

​Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Kilang Plaju untuk selalu hadir mendampingi masyarakat Indonesia yang tertimpa musibah.

​”Kilang Plaju senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana. Melalui kolaborasi bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, kami bergerak menyalurkan bantuan air bersih sekaligus menyediakan sarana penyimpanannya untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar warga terdampak di Sigi. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban masyarakat serta membantu kelancaran pemulihan aktivitas mereka,” ujar Fauzia.

​Ia juga menambahkan bahwa Kilang Plaju akan terus mendorong kerja sama lintas lembaga untuk memastikan respons kemanusiaan perusahaan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi penyintas bencana.

​Sinergi Lapangan dan Apresiasi Masyarakat

​Proses distribusi air dan pemasangan toren air di lapangan dikawal langsung oleh tim Relawan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan. PIC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan di Sigi, Syarif, menyampaikan pentingnya kepastian pasokan air bersih pada fase pemulihan.

​”Dalam situasi pascagempa, kebutuhan air bersih menjadi hal krusial yang harus segera dipastikan. Bersama Kilang Plaju, kami berupaya memastikan warga tidak kesulitan mendapatkan air bersih untuk memasak, konsumsi, dan sanitasi,” jelas Syarif.

​Apresiasi mendalam turut disampaikan oleh warga penerima manfaat di Desa Kamarora, Sapri. Ia mengaku bantuan air bersih dan unit toren tersebut sangat krusial bagi keberlangsungan hidup warga pascabencana.

​”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pertamina Peduli dan Dompet Dhuafa atas bantuan air bersih dan toren ini. Bantuan ini sangat membantu kami dan warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari di masa sulit ini,” ungkap Sapri.

​Melalui bantuan pasokan air bersih dan penyiapan sarana sanitasi darurat ini, Pertamina Kilang Plaju berharap proses pemulihan sosial dan kesehatan masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Sigi dapat berlangsung dengan lebih baik (adi)