Mia Kunto Arief Wibowo: Mari Kita Sukseskan Jabar Swasembada Angrek
Divianews.com | Bandung — Jawa Barat terus berusaha agar gaung peranggrekan terus tersampaikan, hal itu seiring dengan perkembangan peranggrekan di Indonesia yang saat ini terus mengalami kemajuan yang cukup baik.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/ Siliwangi sekaligus sebagai Pelindung Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Provinsi Jawa Barat, Mia Kunto Arief Wibowo dibincangi oleh divianews.com rabu (25/01) menyambut baik upaya semua yang selama ini telah dilakukan.
Sehingga capaian di Jawa Barat saat ini, baik itu perkembangan potensi penyilang, pemilik green house, pemilik kebun, petani, petani pengembangan, selle, terus tumbuh beriringan.
“Kedepan secara bersama kita akan terus berupaya agar bisa terkoordinir, serta terekspos dengan maksimal, sehingga perkembangan peranggrekan Jawa Barat bisa sejajar dengan 24 provinsi lainnya yang sudah berkembang lebih dulu, dimana berbagai aktivitas untuk mewadahi kegiatan perangrekan skala provinsi maupun nasional sudah dilaksanakan di provinsi lai,” kata Mia
Mia lebih lanjut menyampaikan,seperti yang telah di ketahui bersama, berkaca dari potensi besar yang dimiliki oleh Provinsi Jawa Barat, maka DPC Bandung Raya yang pada tahun 2021 anggotanya sudah bergabung dari 15 kabupaten/kota di Jawa Barat, terdiri dari hobbies,penyilang, petani, pengembang, seller, pemilik kebun dan telah menginisiasi pembentukan DPD PAI Jabar, tentu dari sini pula nanti diharapkan kedepan akan menjadi motor dan penyemangat perkembangan peranggrekan di Jawa Barat.
“Harapan besar bersama dikemudian hari nanti adalah, sama-sama merealisasikan mimpi Jawa Barat swasembada benih anggrek dan menjadi destinasi anggrek nasional di masa yang akan datang, sekaligus juga mendukung Provinsi Jawa Barat menjadi Jabar Juara,” ucap Mia.
Kedepan sebagai Pelindung Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Provinsi Jawa Barat, Mia Kunto Arief Wibowo mengajak semua untuk sama-sama mendukung, sekaligus menjadi kekutan pengembangan peranggrekan secara massif di Jawa Barat. (adi)

