Divianews.com | Palembang — SMP Negeri 9 Palembang melakukan pembenahan dalam mekanisme pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Langkah ini dilakukan menyusul tingginya animo pendaftar yang mengakibatkan antrean dan penumpukan di gerbang sekolah seperti dalam unggahan video yang sempat viral di media sosial pada Kamis (12/6/2025).

Dari pantauan RRI pada Jumat (13/6/2025) pagi pelayanan pendaftar jauh lebih tertib. Pihak sekolah memberlakukan nomor antrean dan memprioritaskan pendaftar yang belum terlayani pada hari sebelumnya atau melakukan perbaikan berkas yang kurang.

“Kami pastikan semua pendaftar terlayani. Kemarin memang antusiasme pendaftar luar biasa di luar ekspektasi kami. Update terakhir data yang masuk sudah 586 pendaftar hingga hari ke tiga. Hari ini kami sudah atur sedemikian rupa agar lebih baik,” ujar Plh Kepala SMP Negeri 9 Palembang, Rina Andriana.

Rina mengatakan, untuk melayani banyaknya pendaftar pihak sekolah menambah tenaga verifikator dan perangkat dalam pemeriksaan berkas.

“Untuk jalur prestasi dan mutasi kami tambah dua orang tenaga verifikator berikut dua PC untuk membantu mempercepat proses verifikasi berkas. Sementara untuk jalur domisili ada empat verifikator, total semua ada 10 orang verifikator yang kami tugaskan,” beber Rina.

Selain menambah tenaga verifikator, jam pelayanan juga ditambah guna memastikan proses pendaftaran dapat rampung sesuai jadwal. Rina mengungkapkan, jam layanan verifikasi berkas pendaftar akan diperpanjang hingga menjelang magrib.

“Saya sudah sampaikan kepada tim verifikator untuk melayani pendaftar sampai magrib. Kami berupaya semaksimal mungkin agar semua pendaftar dapat dilayani,” tandasnya.

Ditambahkan Rina, jadwal verifikasi berkas pendaftaran masih akan dibuka hingga Selasa (17/6/2025) nanti. Dirinya pun meminta agar pendaftar memanfaatkan beberapa hari waktu yang tersisa untuk melengkapi berkas karena masih ditemui pendaftar yang menyertakan dokumen sesuai dengan format yang telah ditentukan.

“Kami juga sampaikan kepada pendaftar yang nomor antrenya besar bisa pulang dulu untuk kembali lagi pada saat siang atau sore hari,” jelasnya.

Total kuota siswa SMP N 9 pada tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 429 siswa dari empat jalur pendaftaran yang dibuka. Jumlah itu kemudian akan didistribusikan untuk 11 rombongan belajar (rombel) dengan masing-masing sebanyak 39 siswa per kelas. Jumlah siswa yang akan diterima ini lebih banyak dari tahun sebelumnya dengan daya tampung sebanyak 352 orang dengan 11 rombel.

“Untuk tahun ini, kami menerima 429 orang dengan 11 rombel, masing-masing kelas berjumlah 39 siswa, kuota afirmasi 25 persen (107 orang), domisili 40 persen (172 orang), mutasi 5 persen (21 orang), prestasi 30 persen (129 orang),” urai Rina.

Rina menjelaskan, sebanyak 81 kuota jalur afirmasi yang tidak terisi akan dialihkan ke jalur lain sesuai dengan animo dari pendaftar. Pengalihan kuota ini kemudian akan dituangkan dalam SK dengan petunjuk dari Disdik Kota Palembang. (adi)