Divianews.com | Agam Sumbar –  Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, turun langsung ke Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, wilayah yang baru-baru ini dilanda bencana. Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan operasi penanganan pasca bencana berjalan efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi oleh Asisten Kas Kogabwilhan I dan Dandim 0304/Agam tiba di lokasi,senin (08/12).

Fokus Utama: Keterpaduan dan Distribusi Bantuan

Dalam peninjauannya, Pangkogabwilhan I memprioritaskan pengecekan terhadap dua hal krusial:

  1. Kondisi Lapangan Terkini: Memastikan data kerusakan dan kebutuhan di lapangan sinkron dengan laporan yang diterima.
  2. Efektivitas Bantuan: Meninjau langsung proses distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak agar tidak terjadi penumpukan atau salah sasaran.

“Kami datang untuk memastikan bahwa seluruh proses penanganan, mulai dari pengerahan personel hingga penyaluran logistik, berjalan dengan optimal. Setiap bantuan harus sampai kepada warga yang membutuhkan secepatnya,” tegas Letjen TNI Kunto Arief Wibowo di hadapan jajaran petugas.

Pengecekan Personel dan Penyerahan Bantuan Kemanusiaan

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo juga melakukan inspeksi terhadap jumlah dan kesiapsiagaan personel gabungan yang dikerahkan. Ia menekankan agar seluruh unsur tetap siaga tinggi, mengingat fase pemulihan memerlukan stamina dan fokus yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Pangkogabwilhan I secara simbolis menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak serta kepada tim penanggulangan yang bertugas. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban psikologis dan material masyarakat, sekaligus menjadi dukungan moril bagi para petugas yang telah bekerja tanpa jeda.

Sinergi untuk Pemulihan Cepat

Kunjungan ini menegaskan komitmen TNI untuk mendukung penuh pemulihan daerah pasca bencana. Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan seluruh unsur relawan.

“Pemulihan di Palembayan harus berjalan cepat. Dengan sinergi yang kuat antara semua pihak, kami optimis aktivitas masyarakat dapat segera normal kembali. Percepatan rehabilitasi adalah perintah utama,” tutupnya, memberikan instruksi yang lugas kepada jajaran di lapangan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum pendorong bagi percepatan langkah-langkah pemulihan, memastikan masyarakat Agam dapat bangkit kembali pasca bencana dengan dukungan penuh dari otoritas pertahanan dan keamanan negara.