Divianews.com | Bener Meriah– Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, melaksanakan tugas ke Kabupaten Bener Meriah guna mengawasi dan mengendalikan langsung proses pemulihan wilayah terdampak bencana pada Senin (22/12).

Langkah ini diambil untuk memastikan percepatan penanganan pascabencana berjalan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.

Fokus Pada Infrastruktur dan Logistik

Dalam kunjungan tersebut, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo yang didampingi oleh Asisten Kas Kogabwilhan I, meninjau sejumlah titik krusial yang mengalami kerusakan parah, meliputi:

  • Infrastruktur Vital: Perbaikan akses jalan yang terputus.
  • Pemukiman Warga: Pendataan kerusakan rumah tinggal.
  • Fasilitas Umum: Pemulihan sarana kesehatan dan pendidikan.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran aktual di lapangan. Dengan melihat langsung tingkat kerusakan, kita dapat menentukan solusi tercepat dan paling tepat untuk memulihkan kondisi wilayah,” ujar Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.

Sinergi dan Kebutuhan Mendesak

Pangkogabwilhan I menegaskan bahwa kunci utama dalam percepatan pemulihan adalah sinergi kolektif. Ia menginstruksikan penguatan koordinasi antara TNI, Pemerintah Daerah (Pemda), instansi terkait, serta pelibatan aktif masyarakat.

Selain pengawasan fisik, kunjungan ini difokuskan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak di lapangan, di antaranya:

  1. Distribusi bantuan logistik yang merata.
  2. Penyediaan pelayanan kesehatan bagi pengungsi/korban.
  3. Normalisasi sarana dan prasarana vital guna menghidupkan kembali roda ekonomi.

Selanjutnya melalui pengawasan dan pengendalian yang terintegrasi, diharapkan aktivitas masyarakat di Kabupaten Bener Meriah dapat segera kembali normal. Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menegaskan bahwa komitmen TNI bukan sekadar penanganan darurat, melainkan memastikan upaya pemulihan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. (adi)