Jelajah Wilayah di Kalimantan Barat, Ketua IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I Perkuat Ketahanan Pangan dan Wawasan Kebangsaan
Divianews.com | Pontianak – Ketua IKKT Pragati Wira Anggini (PWA) Cabang BS II Kogabwilhan I, Ny. Mia Kunto Arief Wibowo, bersama Wakil Ketua dan jajaran pengurus melaksanakan rangkaian kegiatan Jelajah Wilayah IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I di Kalimantan Barat. Kegiatan yang mengusung tema “Rajutan Ketahanan Pangan” ini bertujuan memperkuat silaturahmi keluarga besar TNI, mendukung program ketahanan pangan nasional, menyosialisasikan teknologi tepat guna, serta memperluas wawasan kebangsaan melalui pengenalan sosial budaya dan potensi daerah.
Program Jelajah Wilayah merupakan kunjungan terpadu yang dilaksanakan di berbagai wilayah dalam cakupan Kogabwilhan I, mulai dari Kepulauan Natuna hingga Pulau Kalimantan yang meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Ketua IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I, Ny. Mia Kunto Arief Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara keluarga besar TNI dan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program strategis yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan Jelajah Wilayah ini merupakan bagian dari komitmen IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I untuk mempererat silaturahmi, mendukung program ketahanan pangan, memperkenalkan teknologi tepat guna kepada masyarakat, serta memperkuat wawasan kebangsaan melalui pemahaman terhadap keberagaman sosial, budaya, ekonomi, dan kekayaan alam yang dimiliki wilayah Kogabwilhan I,” ujarnya belaum lama ini.
Pererat Sinergi Antarorganisasi Istri Prajurit
Setibanya di Kalimantan Barat, rombongan IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I mengawali kegiatan dengan melaksanakan tatap muka bersama anggota PIA Ardhya Garini Lanud Supadio Pontianak. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum mempererat hubungan antarpersatuan istri prajurit dari berbagai matra TNI.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tatap muka bersama Jalasenastri Koarmada XII. Selain memperkuat koordinasi lintas matra, pertemuan tersebut juga menjadi wadah berbagi pengalaman dalam menjalankan organisasi serta memperkokoh semangat persatuan keluarga besar TNI di Kalimantan Barat.
Dalam kesempatan itu, rombongan juga diperkenalkan dengan budaya lokal masyarakat Dayak. Ketua dan pengurus IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I berkesempatan mempelajari penggunaan sumpit atau sipet, senjata tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Kalimantan.
Menelusuri Kehidupan Masyarakat di Sungai Kapuas
Puncak kegiatan di Kalimantan Barat diwujudkan melalui agenda Susur Sungai Kapuas menggunakan KRI Karontang. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada rombongan untuk memahami kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai terpanjang di Indonesia tersebut.
Selama pelayaran, rombongan mengamati kehidupan masyarakat Dayak dan Melayu yang bermukim di kawasan tepian sungai, aktivitas perekonomian tradisional masyarakat riparian, keberagaman arsitektur rumah adat dan permukiman terapung, hingga sistem transportasi sungai yang masih menjadi urat nadi konektivitas wilayah pedalaman Kalimantan.
Menurut Ny. Mia Kunto Arief Wibowo, susur Sungai Kapuas memberikan gambaran nyata mengenai peran strategis sungai sebagai sumber kehidupan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang keterkaitan masyarakat Kalimantan Barat dengan Sungai Kapuas yang tidak hanya menjadi jalur transportasi, tetapi juga menopang aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat,” katanya lagi.
Tinjau Tugu Khatulistiwa
Di sela rangkaian kegiatan, Ketua IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I beserta rombongan juga melakukan kunjungan ke Tugu Khatulistiwa di Pontianak, salah satu ikon geografis dan historis Indonesia.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya memperluas wawasan kebangsaan sekaligus bentuk apresiasi terhadap pelestarian warisan sejarah di wilayah kerja Kogabwilhan I. Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau langsung situs garis lintang nol derajat dan memperoleh penjelasan mengenai sejarah serta fenomena alam yang menjadi keunikan Tugu Khatulistiwa.
Harapannya melalui kegiatan Jelajah Wilayah bertema Rajutan Ketahanan Pangan, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I tidak hanya memperkuat solidaritas keluarga besar TNI, tetapi juga menumbuhkan pemahaman yang lebih luas terhadap potensi daerah, budaya lokal, serta pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Editor: Adi
