Bunda PAUD Lahat Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah di Pseksu
Divianews.com | Lahat – Ketua TP PKK Kabupaten Lahat sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Lahat, Ir.Sri Meliyana Bursah, menghadiri Kegiatan Pendampingan Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan sekaligus Penyerahan Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah bagi peserta didik PAUD di Desa Penandingan, Kecamatan Pseksu, Senin (10/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun serta memperkuat akses pendidikan sejak usia dini.
Dalam laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat yang disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (PAUD & PNF), Idham Kholik Ansory, disampaikan bahwa TK Negeri Pembina Pseksu merupakan satu dari 9 satuan PAUD berstatus negeri dari total 406 satuan PAUD di Kabupaten Lahat.
“TK Negeri Pembina Pseksu merupakan unit sekolah baru yang diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang layak, aman, nyaman, ramah anak dan berkualitas.” ujar Idham.
Ia menambahkan, pendirian sekolah tersebut turut didukung melalui hibah tanah dari pemerintah desa, fasilitasi Kecamatan Pseksu, serta kontribusi sekolah dan masyarakat Desa Penandingan. “Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus berupaya menambah satuan PAUD negeri di seluruh wilayah Kabupaten Lahat.” katanya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ir. Sri Meliyana Bursah menyampaikan bahwa transisi dari PAUD ke SD merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan kesiapan anak, orang tua dan sekolah. “Transisi PAUD ke SD harus menjadi proses yang menyenangkan dan berkesinambungan. Anak, orang tua dan sekolah harus sama-sama siap dalam mendukung proses ini.” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan ruang bagi anak untuk menikmati masa pertumbuhan dan belajar sesuai tahap perkembangannya. “Jangan sampai anak-anak yang bersekolah di PAUD dibebani dengan pelajaran baca, tulis dan berhitung atau calistung secara berlebihan, baik oleh guru maupun orang tua, karena dapat merenggut kebahagiaan masa kecil mereka.” tegasnya. (lh/kom)
