Antisipasi Karhutla, Yonif TP 895/Kujur Cakti Perkuat Patroli Cegah Karhutla
Divianews.com | Muara Enim — Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 895/Kujur Cakti (Yonif TP 895/KC) bergerak cepat melakukan patroli, deteksi dini, serta sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah wilayah rawan kebakaran di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB oleh personel yang tergabung dalam Tim Siaga Karhutla. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya titik api sekaligus memastikan kondisi wilayah binaan tetap aman, mengingat karhutla berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas penerbangan.
Aksi pencegahan itu merupakan tindak lanjut instruksi Komandan Yonif TP 895/KC, Letnan Kolonel Inf Mas Agung Abdi Negoro, S.E., M.M. Personel dikerahkan ke sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kebakaran, terutama kawasan lahan gambut dan semak belukar.

Dalam pelaksanaan di lapangan, prajurit melakukan patroli jalan kaki untuk memantau kondisi lahan sekaligus mendeteksi sedini mungkin keberadaan sumber api. Selain itu, mereka memberikan imbauan secara humanis kepada warga agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Untuk memperkuat kesiapsiagaan, Yonif TP 895/KC juga menggelar apel siaga dan memastikan kesiapan berbagai perlengkapan pemadaman. Peralatan yang disiapkan antara lain alat pemadam manual, mesin pompa air, serta kendaraan taktis yang dapat digunakan untuk mempercepat mobilitas personel apabila terjadi kebakaran.
Upaya pencegahan juga dilakukan melalui sinergi lintas sektoral dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Polri, serta perangkat desa setempat. Koordinasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pertukaran informasi dan penanganan apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Komandan Yonif TP 895/KC, Letnan Kolonel Inf Mas Agung Abdi Negoro, menegaskan bahwa tugas prajurit tidak hanya berkaitan dengan pertahanan negara, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk menghadapi ancaman bencana.
“Tugas kami bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tapi juga menjaga keselamatan rakyat dari bencana. Yonif TP 895/KC berkomitmen untuk siaga 24 jam. Jika ada api sekecil apa pun, kami akan menjadi yang pertama hadir untuk memadamkan sebelum meluas. Ini adalah aksi nyata Yonif TP 895/Kujur Cakti untuk rakyat,” tegasnya.
Hingga rilis ini diterbitkan, kondisi di wilayah yang menjadi sasaran pemantauan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan titik api selama kegiatan berlangsung.
Yonif TP 895/KC memastikan patroli dan pemantauan akan terus dilakukan secara rutin sepanjang musim kemarau. Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencegah kebakaran sejak dini agar tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas serta berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan. (adi)
Editor: Chaca
