Divianews.com | Lahat  – Pemerintah Kabupaten Lahat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun Anggaran 2027 di Gedung Serba Guna Desa Sirah Pulau, Kecamatan Kikim Selatan, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema Akselerasi Penurunan Kemiskinan dan Penguatan Daya Saing Daerah melalui Ekonomi Lokal Inklusif, Layanan Dasar Berkualitas, Infrastruktur Tangguh, serta Tata Kelola Inovatif dan Berkelanjutan.

Musrenbangcam tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lahat H Bursah Zarnubi, anggota DPRD Lahat Daerah Pemilihan (Dapil) VII, Asisten II, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa, ketua BPD, serta unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Bupati Lahat H Bursah Zarnubi yang didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Lahat Ferdiansyah Eka Putra, ST, MM, menegaskan bahwa Musrenbangcam merupakan forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan kebutuhan pembangunan di tingkat desa dan kecamatan dengan arah kebijakan daerah.

“Perencanaan pembangunan harus berorientasi pada masyarakat miskin dan tetap memperhatikan dinamika global yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Lahat,” ujar Bursah.

Ia menjelaskan, untuk mendukung tema pembangunan tahun 2027, Pemkab Lahat menetapkan tiga prioritas utama. Pertama, penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal melalui hilirisasi investasi, pengembangan pariwisata, serta peningkatan kemandirian fiskal daerah. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan sosial guna mempercepat penurunan kemiskinan, stunting, dan ketimpangan sosial. Ketiga, penguatan infrastruktur dasar, kualitas lingkungan, ketahanan bencana, serta tata kelola pemerintahan yang digital, inovatif, dan berkelanjutan.

Menurut Bursah, Musrenbang menjadi instrumen penting dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan yang bersifat partisipatif. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan di tingkat kecamatan diminta terlibat aktif dalam setiap tahapan perencanaan.

Ia juga menambahkan, proses perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Lahat kini telah terintegrasi melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), sehingga seluruh usulan program dapat dipantau secara transparan dan akuntabel.

“Saya berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja keras, cerdas, dan bersinergi dengan semua pihak demi membangun Kabupaten Lahat serta mengakomodasi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Bursah turut berharap realisasi pembangunan tahun 2025 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Dapil VII. Ia meminta agar program prioritas yang belum terealisasi dapat kembali diusulkan dan diprioritaskan pada perencanaan tahun berikutnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Lahat Dapil VII, Aliman Syahri, S.Kom, MM, menekankan pentingnya sinkronisasi antara Musrenbangcam dan hasil reses DPRD agar aspirasi masyarakat benar-benar terserap dan dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah.

“Agar aspirasi masyarakat bisa diwujudkan demi kemajuan semua sektor yang menunjang kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Aliman juga mengapresiasi sejumlah terobosan Bupati Lahat, khususnya pembangunan irigasi di wilayah Lingsing, Pangi, dan kecamatan lainnya yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi petani.

“Melalui APBD, pembangunan irigasi sudah direalisasikan sehingga tidak ada lagi sawah yang kekurangan air,” katanya.

Ia mengimbau seluruh kepala desa di wilayah Kikim Area untuk mendukung penuh program kerja Bupati Lahat agar pembangunan semakin merata, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, pertanian, perkebunan, dan perikanan.

Melalui Musrenbangcam ini, Pemerintah Kabupaten Lahat berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat terhimpun secara optimal sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (Lili)