Divianews.com | Martapura — OKUT Ketua KPUD OKU Timur Ingatkan anggota PPK memastikan data pemilih benar-benar singkron, bukan asal data, demi data valid untuk Pilkada 9 Desember mendatang.

“Tidak asal data, harus diperhatikan betul saat monitoring. silakan data langsung di masyarakat sehingga data itu dapat akurat sesuai dilapangan.” Kata Herman saat buka Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Tingkat PPK tingkat Kabupaten OKU Timur, Selasa pagi (30/06/2020).

Ia, mengatakan ada beberapa potensi masalah yang kerap ditemukan saat pemutakhiran dan penyusunan data pemilih, salah satu bertambahnya mata pemilih pemula,itu dapat dipastikan karena setiap tahun bertambah  mata pemilih atau pun ada kegandaan atau ada masyarakat tidak terdaftar sebagai pemilih.

“ Bisa saja saat coklit, pemilih meninggal dunia atau pemilih tidak ada di rumah. Misalnya sedang di sawah atau kebun, dipahami keadaan pemilih. Kalau perlu apabila tidak ada di tempat oleh petugas dapat cek  langsung atau minta keterangan dari perangkat desa,” ujar Herman.

Mengenai kegandaan data pemilih, dia menekankan pentingnya koordinasi, Baik antar PPK, PPS maupun Pantarlih. “Jalankan koordinasi karena bisa jadi satu pemilih terdeteksi di lebih satu domisili dan selalu Koordinasi dengan semua pihak, juga harus berjalan. agar bekerja cermat, teliti dan profesional sehingga tidak memunculkan persoalan baru.

Lebih lanjut Herman,  berpesan anggota PPK  ketika bertugas dilapangan dapat menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker dan peralatan APD

Rapat dibuka Bupati  OKU Timur diwakilkan Ass 1 setda OKU Timur turut hadir Anggota komisioner KPUD dan PPK se -OKU Timur.

Penulis | Jhon

Editor | Adi