Pemkab OKU Timur Liburkan Siswa Sekolah
Divianews.com | Martapura OKUT — Pemerintah Kabupaten OKU Timur, ahirnya mengambil kebijakan meliburkan peserta didiknya diberbagai tingkatan, semetara waktu hingga 3 april mendatang.
Keputusan ini melalui pertimbangan dengan semua pihak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta kementerian agama OKU Timur dikarenakan Provinsi Sumatera Selatan, sudah mengacu status waspada terhadap virus Corona.
Dalam konferensi pers Bupati OKU Timur H Kholid mawardi yang diadakan di Media Center, Jumat pagi 20 Maret, Kantor pemkab menyebutkan sepakat jika sekolah yang berada di bawah kementerian agama dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur akan menerapkan metode belajar di rumah.
“Setelah mengamati dan melaksanakan rapat bersama, maka diputuskan untuk pelajar mulai Sabtu 21 Maret hingga 3 April akan belajar di rumah. Proses pendidikannya tetap dibimbing oleh wali kelas masing-masing.” Jelasnya di hadapan wartawan.
Sedangkan sekolah yang berada di bawah kementerian agama dimulai libur sejak tanggal 18 Maret sampai 31 Maret 2020.
Sementara itu, Bupati juga umumkan khusus jajaran pemerintah wajib selalu melaksanakan kegiatan dengan standar kesehatan yakni mengambil jarak sentuh, bersih lingkungan, tempat kerja dan pribadi, bersih tempat kerja dan jasmani untuk selalu bersih.
Untuk status di OKU Timur, kata Bupati, masih zero kasus corona virus. Semua informasi yang beredar tidak benar. Direktur RS dan Dinas Kesehatan selalu memberikan informasi tiap 2 jam sekali.
“Ada katanya kepala sekolah yang sakit. Itu tidak benar. Belum ada pasien yang ditemukan dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius. Saya sendiri sudah flu delapan hari tapi baik-baik saja. Sudah saya cek. Yang penting jaga kesehatan.” Tambahnya.
Untuk keramaian di masyarakat, bupati hanya menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati. Tidak ada larangan untuk berkumpul. Sholat Jumat tetap dilaksanakan.
“Yang penting harus hati-hati.” Kata pungkasnya
(jhon)
