Belajar Online Dirumah, Orang Tua Siswa di OKU Timur Keluhkan Beli Paket

146 views

Ilustrasi

Divianews.com | Martapura OKUTKebijakan Pemerintah tentang masa libur sekolah dan belajar dirumah melalui online yang dimaksud untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19, berdampak terhadap siswa yang tidak memiliki paket internet di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Siswa wali murid mengeluhkan diterapkannya metode pembelajaran dirumah karena mereka harus menggunakan paket internet, kalau menyaksikan melalui Televisi materi ajar tentu ada keterbatasan dan tidak bisa diulang-ulang kalau Siswa belum memahami apa yang dimaksud.

Sejauh ini Wali Murid menyayangkan belum ada perhatian khusus dari Diknas setempat terkait siswa kurang mampu, agar bisa mengikuti metode belajar jarak jauh, semisal ada kepedulian untuk memperhatikan atau memberikan solusi membantu.

Misno selaku orang tua,  murid di Sekolah dasar( SD) martapura OKU Timur, menuturkan anaknya sendiri masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), sampai sekarang belajarnya dirumah, diharuskan memakai Internet untuk mengerjakan soal secara online.

“ Kalau orang mampu tentu tidak menjadi masalah, tapi bagaimana dengan kami yang tidak mampu beli paket ini, saat ini makan saja kami susah apalagi kalau mau beli paket, Memang ada solsusi nonton TV, tapi kami juga ada kendala tidak bisa mengulangi kalau ada kendala,” Katanya saat dibincangi oleh divianews.com, kamis (16/04/2020)

Lebih lanjut ia mengakui setiap akan membeli paket, terkadang selaku orang tua masih bingung dan memikirkn darimana uang untuk membeli paket internet, kalaupun ada kami harus mengeluarkan kocek lebih dalam, belum ditambah kebutuhan lain, dan ditengah kondisi yang sulit sperti saat ini.

“ Kami bingung, dan kami meminta agar Pemerintah cek dan turun kebawah untuk mengetahui keluhan wali Murid, apalagi orang tua  seperti saya, yang sedang kesusahan, harus beli paket  anak sedangkan untuk makan saja susah,” keluhnya.

Semestinya, katanya lagi,  pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Pendidikan, dapat secara cepat merespon keluhan wali murid jangan hanya memantau dari jauh saja, dan membantu mempasilitasi, materi apa, yang diajarkan dirumah tanpa membebani orangtua dengan harus membeli paket.

Dan tentu juga sebagai orang tua murid mempertanyakan dimana letak peran guru yang ada, kalau memang tidak bisa bertatap muka tentu ada solusi lainnya dalam memberikan tugas ke siswa yang sifatnya tidak memberatkan.

“ Kami meminta Pak Bupati tolong liat kondisi kami, dan tolong carikan solusi agar kami juga bisa belajar ditengah kondisi yang saat ini tidak bisa belajar di kelas, agar anak kami tidak tertinggal belajarnya,” Harapnya.

Penulis: Jhon

Editor: Adi

Bagikan :

Posting Terkait