Kadiknas OKU Timur Sikapi Keluhan Siswa Terkait Sistem Belajar Online

142 views

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur Wakimin, S.Pd., M.M.

Divianews.com | Martapura OKUT — Terkait Covid-19, pembelajaran di rumah bagi bagi siswa ternyata menemukan kendala dan dikeluhkan oleh orang tua murid karena harus menggunakan paket internet,  ditanggapi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Wakimin Spd.MM

Kadisdikbud OKU Timur Wakimin Spd, MM meminta  Sekolah untuk berinovasi memecahkan persoalan ini dan tidak terpaku dingan satu sitem IT akan tetapi bisa memanfaatkan cara lain yang tidak mengeluarkan biaya dan meberatkan siswa.

“Mungkin bisa saja melalui penugasan, atau  guru kunjungi ke rumah siswa. Itu semua masing-masing sekolah punya wewenang,” kata Wakimin.

Diakuinya, setiap kegiatan sekolah, seperti ujian sekolah, ulangan, quis dan sebagainya diserahkan ke pihak sekolah masing-masing. Misalnya dengan diberikan tugas kepada siswa, portofolio, dalam Jaringan (Daring) Online dan lain sebagainya.

Oleh karenannya guru harsu kreatif dalam menyikapi kondisi yang ada saat ini, lakukan tugas namun tidak memberatkan orangtua murid, dan yang terpenting siswa tetap belajar.

Sementara itu, untuk para guru, tenaga pendidikan dan Tata Usaha (TU) bekerja dari rumah.Kecuali Kepala Sekolah harus tetap siaga di sekolah.Sejatinya banyak urusan dokumen kependidikan yang terkadang harus dikerjakan.

“Misalnya ada yang mau dilegalisir, kalau tak ada di sekolah jadi rumit. Artinya sekolah tidak tutup. Urusan administrasi tetap berjalan,” tuturnya.

Ia,  mengimbau kepada orangtua harus tetap mengawasi anak-anaknya. Sehingga pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di OKU Timur bisa terlaksana.

Sementara itu sebelumnya Divianews.com telah meberitakan tentang Kebijakan Pemerintah tentang masa libur sekolah dan belajar dirumah melalui online yang dimaksud untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19, berdampak terhadap siswa yang tidak memiliki paket internet di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Siswa wali murid mengeluhkan diterapkannya metode pembelajaran dirumah karena mereka harus menggunakan paket internet, kalau menyaksikan melalui Televisi materi ajar tentu ada keterbatasan dan tidak bisa diulang-ulang kalau Siswa belum memahami apa yang dimaksud.

Sejauh ini Wali Murid menyayangkan belum ada perhatian khusus dari Diknas setempat terkait siswa kurang mampu, agar bisa mengikuti metode belajar jarak jauh, semisal ada kepedulian untuk memperhatikan atau memberikan solusi membantu.

Misno selaku orang tua,  murid di Sekolah dasar( SD) martapura OKU Timur, menuturkan anaknya sendiri masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), sampai sekarang belajarnya dirumah, diharuskan memakai Internet untuk mengerjakan soal secara online.

“ Kalau orang mampu tentu tidak menjadi masalah, tapi bagaimana dengan kami yang tidak mampu beli paket ini, saat ini makan saja kami susah apalagi kalau mau beli paket, Memang ada solsusi nonton TV, tapi kami juga ada kendala tidak bisa mengulangi kalau ada kendala,” Katanya saat dibincangi oleh divianews.com, kamis (16/04/2020)

 

 

 

(Jhon).

Bagikan :

Posting Terkait