Tol Kayuagung-Palembang di Buka, OKI Makin Siaga
Divianews.com | OKI — Waskita Sriwijaya Tol (WST) telah mengoperasikan seksi 1 ruas tol Kayuagung – Palembang – Betung, pada Rabu (1/4/2020) pukul 07.00 Wib, dan belum bertarif.
Dengan dioperasionalkannya ruas tol ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir akan memperketat pengawasan kendaraan yang melintas. Apalagi salah satu warga OKI terkonfirmasi positif COVID-19
Wakil Bupati Kabupaten OKI Dja’far Shodiq menyebut pihaknya segera menambah posko pemantauan di Exit Tol Desa Pendu, Jejawi. Seluruh pelintas akan diperiksa secara ketat oleh petugas.
“Ini sebagai upaya pengawasan superketat diperbatasan Kabupaten OKI dari masuknya pendatang. Dari luar daerah semua kita periksa untuk mencegah wabah COVID-19 masuk ke sini,” kata Dja’far Shodiq, Rabu (1/4/2020).
Berdasarkan data dari Gugus Tugas OKI pada Rabu, (/4) sebanyak 2.816 Pelaku Perjalanan Wilayah Terjangkit (PPT) masuk ke wilayah OKI sehingga berpeluang meningkatkan jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP).
“Kita perketat pengawasan di perbatasan, di pintu-pintu masuk OKI, memang ini jadi kendala banyaknya pendatang pada beberapa hari terakhir” ungkap Shodiq.
Sebelumnya pemerintah Kabupaten OKI telah meningkatkan status penanganan COVID-19 menjadi tanggap darurat. Peningkatan status ini ujar Bupati OKI H. Iskandar, SE berdasarkan kajian dari berbagai pihak yang melihat tren perpindahan ataupun perjalanan manusia dari luar ke Kabupaten OKI terus meningkat.
“Yang kita waspadai meningkat transmisi lokal,yakni mereka yang datang dari wilayah zona merah virus Corona. Itu sudah mencapai sekitar 1.400 an orang yang tersebar di kecamatan-kecamatan di Kabupaten OKI,” kata Iskandar di Kayuagung, Senin, (30/3).
Terkait itu, tambah Iskandar pihaknya belum menempuh kebijakan mengunci wilayah atau lockdown. Pemkab akan melakukan pengawasan super ketat terhadap lalu lintas keluar masuk orang ke Bumi Bende Seguguk melalui jalur darat maupun perairan.
“Lockdown sudah diterapkan secara terbatas, misalnya di kantor-kantor, sekolah, ruang publik. Khusus diperbatasan kita lakukan pengawasan super ketat setiap pintu masuk OKI baik dari darat maupun perairan kita awasi” Ungkap Iskandar
Bupati Iskandar mengatakan pemerintah telah menghimbau agar warga OKI yang berada di perantauan untuk menunda dulu keinginan pulang halaman selama masa darurat Covid-19.
“Kita himbau untuk tidak pulang kampung dulu bagi yang sudah pulang kita lakukan pengawasan super ketat baik kesehatan maupun segi keamanannya” tambah dia. (adi)

